Selasa, 28 April 2026

JCI ASPAC 2023 Digelar, Ajang Kolaborasi dan Perkuat Hubungan Bisnis Internasional Lintas Negara

Junior Chamber International atau JCI Indonesia, organisasi nirlaba berisikan pemuda, jadi tuan rumah gelaran JCI Asia Pasific Conference (ASPAC)

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Junior Chamber International atau JCI Indonesia, organisasi nirlaba berisikan pemuda, jadi tuan rumah gelaran JCI Asia Pasific Conference (ASPAC) pada 10-13 Mei 2023 di The Sultan Hotel, Jakarta. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Junior Chamber International (JCI) atau JCI Indonesia, organisasi nirlaba berisikan pemuda, jadi tuan rumah gelaran JCI Asia Pasific Conference (ASPAC) pada 10-13 Mei 2023 di The Sultan Hotel, Jakarta.

Hal itu diputuskan saat JCI ASPAC 2021 di Taiwan. ASPAC merupakan program tahunan dari JCI yang memberikan peluang besar untuk memperkuat hubungan dan kerjasama bisnis intenasional antara pelaku bisnis muda di kawasan Asia Pasifik.

Program Director JCI ASPAC 2023, Aki Pratomodono, menjelaskan, JCI ASPAC 2023 bukan sekedar konferensi biasa sebagai ajang kolaborasi.

Baca juga: Rilis Buku ABCDX: Masyarakat Dihimbau Tidak Khawatir Berlebih Ke Teknologi TIK Mutakhir

Melainkan kesempatan baru dan unik bagi semua delegasi guna bersinergi dalam pembangunan berkelanjutan melintasi batas negara Asia Pasifik, bahkan lebih luas.

"JCI ASPAC 2023 menjadi acara internasional pertama yang diselenggarakan oleh JCI Jayakarta dan mempercayakan JCI Bandung sebagai co-host acara bersama dengan JCI Jakarta, JCI East Java, JCI Batavia, JCI Central Java dan JCI Femme yang juga sebagai Co-host perhelatan besar ini," katanya, Rabu (17/5/2023).

Aki menambahkan, JCI memiliki empat pengembangan area. Yakni bisnis, pengembangan diri, sosial, dan kegiatan intenasional.

Untuk area bisnis, katanya, mereka memiliki program business matching, semisal seminar tentang pengembangan bisnis.

"Kalau soal pengembangan diri, kami lebih banyak pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas diri secara profesional, yakni memberikan metode-metode pengelolaan yang baru untuk pengusaha-pengusaha, seperti metode OKR (objective and key result)," ujarnya.

Berikutnya, area kontribusi sosial, Aki mengatakan pihaknya mempunyai program yang bekerjasama dengan salahsatu yayasan di Indonesia bernama Love Pink (raise awareness breast cancer).

"Kami berharap sebagai leader yang berada dalam organisasi ini dapat membuat pergerakan atau membantu menciptakan ekosistem yang eksklusif untuk survivor atau untuk orang-orang yang terdampak oleh kanker itu sendiri," katanya.

Pada gelaran itu, hampir 5000 delegasi hadir dari 41 negara ke acara JCI ASPAC 2023. Seperti ada conference Organizing Committee (COC) yang merupakan member JCI Bandung dan memiliki peran penting dalam terlaksananya JCI ASPAC 2023.

Selain itu, hadir sebagai delegasi dari JCI Bandung ke dalam acara tersebut, seperti Secretary General, Teguh Panjireza, Executive Vice President, Indri Hafsari, Vice President, Nadia Indriani Karina, Vice President, Ega Oktaviani, dan active member, Michael Randalna.

"Selanjutnya, JCI akan ada beberapa kegiatan ke depan. Rencananya, kegiatan JCI Bandung akan menandatangani perjanjian kerjasama sister chapter dengan JCI Hamamatsu yang sebelumnya sudah dilakukan finalisasi diskusinya antara JCI Bandung dan JCI Hamamatsu saat Join Board Meeting di Sultan Hotel Jakarta pada 11 Mei 2023," ujarnya.

Kesuksesan acara itu pun melahirkan harapan bagi JCI dalam mempererat kebersamaan dan saling tolong menolong antarnegara, sekaligus saling mendukung dengan kekuatan networking internationalnya di berbagai macam aspek, khususnya bidang bisnis, kemanusiaan, leadership, maupun pemerintahan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved