Senin, 20 April 2026

Jalan Braga Jadi Muara Arus Lalu Lintas Utama, Parkir Liar Dibiarkan, Begini Pendapat Pengguna Jalan

Arus Lalu lintas di Jalan Braga selalu padat dan macet mulai pagi sampai malam. Hal itu dikeluhkan banyak pengguna jalan.

Penulis: Tiah SM | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Dokumentasi--- Pengendara bermotor melintasi aktivitas Tim UPT Cibeunying Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung memperbaiki permukaan jalan yang rusak, di Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (27/2/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Arus Lalu lintas di Jalan Braga selalu padat dan macet mulai pagi sampai malam.

Hal itu dikeluhkan driver online Yoga Iman Nugraha (40)  hampir setiap hari melintas di Jalan Braga.

"Dishub seharusnya mencari solusi, jangan semua muara lalu lintas di Bandung itu selalu ke Braga," ujar Yoga di Jalan Braga, Senin (1/5).

Menurut Yoga, sudah  saatnya ada perubahan rute agar kendaraan tidak  bertumpuk di satu titik. 

"Dishub semestinya membuka ruang diskusi dilibatkan pengguna jalan khususnya driver online yang sangat mengetahui kondisi jalan di Kota Bandung" ujarnya.

Menurut Yoga, Jalan Braga termasuk Jalan Morse arah Jalan Kejaksaan sampai malam macet.

"Dishub harus banyak tugas di lapangan atur kemacetan, jangan urus smart city yang jadi masalah," ujarnya.

Yoga juga minta kebijakan satu arah di Cipaganti dikaji ulang karena selalu menimbulkan kemacetan.

"Masak, lalin arah ke atas semua berpusat di Sukajadi  RSHS ,akibatnya semua  jalan Setiabudi, Cipaganti arah bawah Cihampelas macet.

"Kalau boleh usul untuk Jalan Cipaganti  pas depan hotel Belviu/Rumah Mode ka arah bawah ditutup saja," ujarnya.

Arus Lalu lintas  dibelokin ke arah Cihampelas kemudian masuk ke  Jalan Lamping jadi ada alternatif jika mau ke arah atas misalnya Sukajadi bisa lewat Cemara atau mau ke Hegarmanah tidak terlalu jauh.

"Selama ini kalau mau kearah Sukajadi terlalu jauh harus muter di Sukajadi bawah via Jalan  Ecykman apalagi Sabtu atau Minggu semua numpuk disana," ujarnya.

Sementara itu, pantauan Tribun Jabar,  tarif parkir selama liburan Idulfitri tidak naik signifikan. Parkir resmi di Braga adalah Rp5.000, namun banyak parkir liar memasang tarif Rp 10.000.

Padahal sudah jelas ada larangan parkir tapi malah marak terjadi setiap hari ada dan dibiarkan. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved