Hari Raya Idul Fitri 2023
Salat Idul Fitri Unik di Lapangan Batalyon Armed 9 Purwakarta, Dikawal Kendaraan Tempur
pelaksanaan Salat Ied di Markas Batalyon Armed 9 itu dijaga oleh kendaraan tempur pengebom jarak jauh atau meriam tempur.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemandangan berbeda saat salat Idul Fitri 1444 H terjadi di Lapangan Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad, di Jalan Raya Sadang-Subang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Sabtu (22/4/2023) pagi.
Pasalnya, pelaksanaan Salat Ied di Markas Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad itu dijaga oleh kendaraan tempur pengebom jarak jauh atau meriam tempur.
Pantauan Tribunjabar.id di lokasi, dua kendaraan tempur terlihat di bagian depan ribuan jamaah yang melakukan Salat Ied di lapang Yon Armed 9, sehingga tampak pemandangan yang tergolong unik.
Selain dua kendaraan tempur pengebom jarak jauh, kendaraan taktis komodo buatan Pindad Indonesia juga terlihat di belakang mimbar khotib.
Komandan Batalyon Armed 9/1/1 Kostrad, Letkol Arm Dian Akhmad Arifandi mengatakan bahwa kendaraan tempur meriam yang dihadirkan sebagai lambang pertahanan NKRI dan bukti bahwa TNI dan masyarakat telah bersatu.
"Sebagai bentuk pertahanan dan juga bukti kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh," kata Arifandi saat ditemui Tribunjabar.id di Lapangan Yon Armed 9 Purwakarta, Sabtu (22/4/2023) pagi.
Ia mengatakan, kendaraan tempur yang dihadirkan adalah Meriam 155 GS Caesar buatan Prancis dan satu kendaraan taktis Komodo buatan Pindad Indonesia.
"Setelah melaksanakan Salat Ied, masyarakat diperbolehkan untuk berswafoto. Mereka sangat antusias karena bisa foto bersama kendaraan tempur dan juga bisa melaksakanan silaturahmi," ucapnya.
Pantauan Tribunjabar.id usai pelaksanaan Salat Ied di Lapangan Batalyon Armed 9, sejumlah warga terlihat secara bergantian agar bisa foto dengan latar belakang kendaraan tempur.
Baca juga: Tadi Malam Arus Lalu Lintas di Cileunyi Sudah Landai, Puncak Arus Mudik Sudah Lewat
Dodi (52), warga Sadang Purwakarta mengaku senang bisa melaksanakan Salat Ied di Markas Bataylon Armed 9.
Menurutnya, kesempatan bisa foto dengan kendaraan tempur jarang didapatkan.
"Senang bisa Salat Ied disini, selain luas bisa nampung banyak orang, kami juga bisa foto-foto di kendaraan tempur. Jarang sekali kesempatan seperti ini," kata Dodi.
Tak hanya orang tua, anak-anak pun terlihat antuasias ingin foto dengan kendaraan tempur yang dihadirkan oleh Batalyon Armed 9.
Arsyal (11), mengaku senang bisa foto dengan kendaraan tempur secara langsung.
"Senang, bisa lihat dan foto langsung sama kendaraan tempur, jadi bisa tahu juga kendaraan tempur seperti ini," ucapnya.(Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kendaraan-tempur-salat-ied.jpg)