Liga Champions
AC Milan dan Inter Milan Bisa Ciptakan Derby della Madonnina di Semifinal Liga Champions
Bagi AC Milan, hasil imbang di markas Napoli sudah cukup untuk mengantar mereka ke semifinal berbekal kemenangan agregat 2-1.
Duel I Rossoneri kontra I Nerazzurri kala itu berjalan sengit, khususnya pada leg kedua saat Inter bertindak sebagai tuan rumah.
Kala itu, pendukung Inter membuat kerusuhan sehingga AC Milan diberi kemenangan 3-0 karena pertandingan tak bisa dilanjutkan.
Kerusuhan tersebut melahirkan foto ikonik Marco Materazzi yang menyandarkan tangannya ke pundak Manuel Rui Costa sambil menatap nyala flare di lapangan.
AC Milan akhirnya mendepak Inter Milan dengan kemenangan agregat 5-0. Pada leg pertama, I Rossoneri menang 2-0 melalui gol Andriy Shevchenko dan Jaap Stam.
Dua musim sebelumnya, AC Milan dan Inter Milan juga bertemu pada fase gugur Liga Champions, tepatnya di semifinal musim 2002-2003.
Perjumpaan AC Milan dan Inter Milan pada saat itu juga berlangsung sengit.
Pada leg pertama saat Milan berstatus tuan rumah, hasil akhir pertandingan adalah 0-0. Kemudian pada leg kedua ketika Inter bertindak tuan rumah, laga berkesudahan 1-1.
I Rossoneri lantas melaju ke final berkat agresivitas gol tandang yang saat itu masih berlaku.
Kini, AC Milan berpeluang kembali bersua saudara mudanya, Inter Milan, di pentas Liga Champions. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Winger-AC-Milan-Rafael-Leao-tengah-dan-para-pemain-lainnya.jpg)