Minggu, 19 April 2026

Kadin Jawa Barat Gelar Silaturahmi, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Jawa Barat menggelar acara silaturahmi serta memberikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa

Editor: Siti Fatimah
istimewa
Ketua Kadin Jawa Barat Cucu Sutara 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat menggelar acara silaturahmi dengan jajaran pengurus Kadin Jabar serta anggota. Acara silaturahmi bersamaan dengan buka bersama serta memberikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa yang digelar di Bandung, Sabtu (15/4/2023).

Ketua Kadin Jawa Barat Cucu Sutara mengatakan, acara tersebut untuk mempererat silaturahmi serta kekompakan diantara anggota Kadin Jabar.

"Dengan kebersamaan dan kekompakan didukung dengan doa anak yatim ini, inshAllah usaha kita akan bangkit, usaha kita akan pulih kembali  dengan mengusung konsep sinergi kolaborasi yang inklusif diantara anggota. Dan pada kesempatan ini, mari kita bisa berbagi di bulan suci ini," katanya.

Baca juga: Refleksi Akhir Tahun 2022, Kadin Jabar: Kolaborasi dan Sinergi Dukung Penguatan Ekonomi

Menurutnya, pada acara silaturahmi kali ini Kadin Jabar berbagi dengan 750 anak yatim dari 10 yayasan yang tersebar di Bandung Raya.

"Kami berharap apa yang dilakukan oleh kita ini kawan-kawan pengusaha Kadin akan sangat bermakna dan bermanfaat serta dapat memberikan manfaat pada anak yatim. Karena suatu saat, anak-anak ini kelak akan menjadi pemimpin, mengganti kami para pengusaha," katanya.

Berbagi dengan anak yatim dan dhuafa sudah menjadi agenda rutin Kadin Jabar sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat.

Terkait dengan Ramadhan, pihaknya juga mengingatkan kepada para pengusaha untuk melaksanakan kewajibannya membayar tunjangan hari raya atau THR untuk karyawannya.

Baca juga: Kadin Jabar Berbagi dengan Memberikan Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

"Insyaallah saya sudah perintahkan kepada kawan-kawan kami pengusaha taat dan patuhlah berikan kepada mereka THR tepat pada waktunya. Karena walau bagaimanapun Kami selalu bilang bahwa pekerja itu aset bagi kami, tanpa mereka kami tidak bisa apa-apa sehingga saya juga sudah buat surat edaran kepada seluruh pengusaha anggota Kadin untuk mengusahakan tetap membayarkan THR tepat waktu," katanya.

Menurutnya, hubungan pengusaha dan pekerjaan seperti mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Meski para pengusaha saat ini masih ada yang mengalami keadaan kurang baik akibat kondisi perekonomian, namun diingatkan bila ada penundaan harus sesuai aturan yang berlaku.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved