Mudik Lebaran 2023
Jalan Raya Padalarang Diprediksi Akan Dipadati Pemudik Mulai H-4 Lebaran dari Siang hingga Malam
Jalur mudik di wilayah Kabupaten Bandung Barat diprediksi akan mulai dipadati para pemudik mulai H-4 Lebaran.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Jalur mudik di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) diprediksi akan mulai dipadati para pemudik mulai H-4 Lebaran karena di waktu tersebut sudah memasuki puncak arus mudik.
Jalur mudik di KBB ini adalah Jalan Raya Padalarang, yang merupakan jalur arteri dari wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, Sukabumi, dan Cianjur menuju kawasan Priangan Timur seperti Garut, Ciamis, dan Tasikmalaya.
Kepala Dinas Perhubungan KBB, Fauzan Azima, mengatakan, puncak arus mudik tersebut diprediksi akan terjadi pada 19-20 April 2023 karena masyarakat banyak yang cuti bersama dan anak-anak sekolah juga sudah libur.
"Di tanggal itu pergerakan para pemudik akan terjadi, jadi kondisi arus lalu lintas harus diantisipasi secara maksimal," ujarnya di perkantoran Pemda KBB, Kamis (12/4/2023).
Ia mengatakan, pergerakan para pemudik yang melintasi Jalan Raya Padalarang tersebut akan terjadi mulai siang hingga malam hari sehingga pihaknya akan menyiagakan petugas dan berkoordinasi dengan polisi.
"Pergerakan pemudik kami antisipasi siang malam. Pada siangnya kami akan monitor melalui ATCS untuk membantu memantau perjalanan orang dan pada malamnya pun sama akan dimonitoring," kata Fauzan.
Monitoring pergerakan pemudik melalui ATCS tersebut, kata Fauzan, akan dilakukan selama 24 jam agar pergerakan pemudik itu bisa terpantau dengan baik dan bisa langsung ditindaklanjuti jika terjadi kemacetan.
"Pengawasan pergerakan pemudik tersebut dilakukan karena pada momen arus mudik nanti diprediksi bakal ada peningkatan jumlah pemudik sebanyak 30 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu," ucapnya.
Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto, mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan terdapat dua trouble spot di sepanjang jalur mudik wilayah KBB itu, yakni di daerah Kecamatan Cipatat dan Tagog Padalarang.
"Kami akan menerapkan cara bertindak (CB) one way di trouble spot yang ada di KBB seperti di Cipatat dan Padalarang jika terjadi kemacetan saat mudik Lebaran," ujarnya.
Ia mengatakan, daerah Cipatat tersebut masuk jalur trouble spot karena terdapat pasar tumpah yang bisa menghambat arus lalu lintas terutama dari arah Cianjur menuju Padalarang.
"Kami berkoordinasi dengan pengurus pasar, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan agar pedagang kaki lima (PKL) tidak sampai berjualan sampai memakan bahu jalan," kata Sudirianto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kemacetan-di-ruas-jalan-raya-Padalarang-safkas.jpg)