Komunitas Berbaginasi, Tebarkan Kebaikan Melalui Sebungkus Nasi.
Komunitas Berbaginasi merupakan kelompok yang menebarkan kebaikan melalui sebungkus nasi
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gerakan sosial yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat dengan membagikan nasi bungkus kepada sesama yang dilakukan oleh komunitas Berbaginasi.
"Organisasi tanpa bentuk. Tanpa background dan agenda yang rumit, hanya punya nama, ide dan harapan untuk membantu dan semangat dapat berbagi kepada sesama," ujar Danang Nugroho (41) Pengagas Berbaginasi, saat dihubungi melalui WhastApp, Sabtu (1/4/2023).
Volunteer di kegiatan ini menamakan diri sebagai pejuang nasi. Sebab, masih melawan kelaparan di negeri ini.
Saat ini, kata dia, hampir disetiap wilayah Indonesia sudah terbentuk dan masih exis.
"Banyak saudara kita yang masih susah mendapatkan makan teratur. Karena kita ingin berbagi, tapi kebanyakan dari kita tidak tahu harus mulai dari mana,"
Komunitas Berbaginasi di Kota Bandung rutin mengadakan kegiatan setiap hari Sabtu pukul 21.00 di Jalan Purnawarman, No 8, Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung.
"Tidak semua orang punya uang untuk berbagi, atau gak punya waktu atau gak punya dua-duanya tapi punya semangat," tuturnya.
Menurutnya, setiap orang memiliki rasa peduli dan semangat untuk berbagi.
"Untuk yang tidak punya waktu, bisa nitip ke yang akan berangkat. Tidak punya uang, bisa membantu kita membagikan nasi,"
"Bisa masak, bisa membantu menyiapkan menu yang akan diolah. Bahkan, dengan posting di group untuk menampung lebih banyak bala bantuan dapat dilakukan," ujarnya.
Bagi masyarakat, kata dia, memiliki rezeki lebih dapat diamanahkan kepada Berbaginasi untuk dapat dialokasikan kepada sesama.
"Kita mengajak untuk berkeliling kota, melihat sisi lain dari kota di malam hari untuk mencoba melihat kondisi nyata yang terjadi, daripada kita menyalahkan orang lain lebih bijak bila kita bergerak walaupun hanya dengan sebungkus nasi," jelasnya.
Target dari Berbaginasi ialah orang yang masih giat bekerja di malam hari, seperti petugas parkir, petugas kebersihan, keamanan.
Bahkan, orang yang terpaksa tidur beralaskan bumi beratapkan langit.
"Selain itu, pelajaran olah rasa untuk bertanya ke dalam diri sendiri siapa lagi yang kira-kira pantas untuk diberikan nasi bungkus pada malam ini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-2-komunitas-berbaginasi.jpg)