Rabu, 29 April 2026

Mau Berkunjung ke Galeri Rasulullah di Masjid Raya Al Jabar? Harus Daftar Dulu di Aplikasi Ini

Demi ketertiban di Galeri Rasulullah SAW dan keterbatasan tempat, masyarakat yang akan mengunjungi galeri harus daftar secara online di aplikasi.

Tayang:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang pemandu menjelaskan video berisi sejarah tentang kondisi dunia sebelum kehadiran Rasulullah SAW saat Media Tour Galeri Rasulullah di Masjid Al-Jabbar, Jalan Cimincrang, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi membuka Galeri Rasulullah SAW yang terletak di dalam kawasan Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Senin (27/3/2023).

Kini galeri yang mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dan perkembangan masuknya Islam ke Nusantara hingga Jabar itu sudah dapat dikunjungi oleh masyarakat.

"Tanggal 27 Maret ini kita secara resmi membuka fasilitas istimewa, namanya Galeri Rasulullah dan perkembangan sejarah Islam di Indonesia dan Jawa Barat, saat ini sudah bisa dikunjungi oleh masyarakat umum," kata Gubernur Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa untuk menjaga ketertiban di galeri dan keterbatasan tempat, masyarakat yang akan mengunjungi galeri harus terlebih dulu mendaftar secara online di aplikasi Sapawarga.

Galeri Rasulullah dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar bekerja sama dengan Sembilan Matahari.

Baca juga: Tiket Galeri Rasulullah Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan selama Sebulan, ini Cara Daftarnya

"Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Sapawarga," ucapnya.

Galeri Rasulullah SAW yang berada di lantai satu Masjid Raya Al Jabbar ini menampilkan secara detail mulai dari sejarah pada zaman jahiliah, kelahiran Rasulullah, menerima wahyu, penyebaran agama Islam, hingga Rasulullah wafat.

Tak hanya itu, galeri yang 50 persennya dikemas secara digital itupun menampilkan sejarah berkembangnya Islam di seluruh dunia hingga masuk ke Nusantara dan Jawa Barat.

"Ini sangat padat dan banyak informasi yang bisa dijadikan ilmu pengetahuan oleh masyarakat. Mudah-mudahan menjadi sebuah kebanggaan," ujar Kang Emil.

Ia mengatakan, pembangunan Masjid Raya Al Jabbar dibagi kedalam empat bagian, yakni masjid, galeri, taman, dan kolam rentensi pengendali banjir.

"Kawasan Al Jabbar terbagi empat bagian, di antaranya terdapat galeri pengetahuan keislaman yang sangat komprehensif, dan di bagian luar ada danau pengendali banjir," tuturnya.

Kang Emil berharap hadirnya Galeri Rasulullah semakin meningkatkan suasana religi Masjid Raya Al Jabbar dan menjadi kebanggaan masyarakat.

"Mudah-mudahan ini meramaikan suasana wisata religi yang memang menjadi kebanggaan kita semua dengan kehadiran Galeri Rasulullah," ujar Kang Emil. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved