Syabda Perkasa Belawa Dimakamkan Satu Liang Lahat dengan Nenek dan Ibunya
Swara mengatakan, Syabda meninggal dunia ketika hendak melayat sang nenek.
"Kalau ke kampung neneknya sini pasti ikut kumpul dengan muda mudinya," ucap Hardiono.
Dinihari
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Al Qudussy mengatakan, kecelakaan itu terjadi, Senin (20/3) dinihari sekitar pukul 03.40 WIB.
“TKP (Kecelakaan) di Jalan Tol KM 315+200A ikut Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Golongan kecelakaan berat,” kata Iqbal.
Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan. Kendaraan pertama adalah kendaraan yang ditumpangi Syabda yakni Toyota Camry Nopol B 1824 KBN. Kendaraan kedua adalah Truk Colt Diesel nomor polisi AG 8711 V.
Iqbal menuturkan ada dua orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Selain Syabda, ibunya yang bernama Anik Sulistyowati (48) juga tewas. Tiga orang lainnya diketahui mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi saat mobil yang ditumpangi Syabda melaju dari arah barat ke timur di lajur kiri, dengan kecepatan di atas rata-rata. “Sesampainya di lokasi kejadian diduga pengendara dalam kondisi mengantuk sehingga membentur kendaraan bermotor truk Nopol AG 8711 V yang melaju searah di depannya,” kata Iqbal.
Kecelakaan pun tidak terhindarkan. Syabda Perkasa Belawa mengalami luka robek di kepala sebelah kiri, cedera kepala berat, hingga kemudian meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
“Semua korban dirawat dan di evakuasi ke RSI Al Ikhlas Pemalang,” jelasnya.(tribun network/gus/cup/dit/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-haru-terlihat-di-TPU-Dukuh-Karaban-Desa-Sumberej.jpg)