Jumat, 10 April 2026

Mendadak, Semua Karyawan Bale Kota Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Ternyata Begini Hasilnya

Tes urine hari kedua ini menyasar jajaran pegawai di lingkungan Bale Kota, pascakasus dugaan penyalahgunaan sabu-sabu Kepala Bappelitbangda AA.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Pegawai perempuan ikut menjalani tes urine di Bale Kota Tasikmalaya, Selasa (21/03/23).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ratusan karyawan Bale Kota Tasikmalaya menjalani tes urine di ruang VIP, Selasa (21/03/23).

Tes urine hari kedua ini menyasar jajaran pegawai di lingkungan Bale Kota, pascakasus dugaan penyalahgunaan sabu-sabu Kepala Bappelitbangda (nonaktif) AA.

"Ya, betul, ini hari kedua pelaksanaan tes urine semua karyawan Bale Kota, sesuai perintah Pak Wali Kota," kata Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan.

Pada hari pertama kemarin, seluruh jajaran pejabat eselon II dan III menjalani tes urine. Kemudian dilanjutkan ke kantor Bappelitbangda.

Baca juga: Kantor Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Gelar Tes Urine untuk Pegawai, Namun Berlangsung Tertutup

Namun tes urine di Bappelitbangda dilakukan tertutup.

Ivan menegaskan, tes urine akan terus dilakukan hingga semua karyawan Pemkot Tasikmalaya menjalani tes urine.

"Hari ini semua karyawan Bale Kota tuntas menjalani tes urine. Nah, selanjutnya mulai menyasar OPD, kantor kecamatan, hingga kelurahan," ujar Ivan.

Pelaksanaan tes urine di Bale Kota tak hanya diikuti karyawan pria, tapi juga perempuan.

Satu per satu mereka menyerahkan urine pada toples yang telah disediakan.

Menurut Ivan, jumlah karyawan yang mengikuti tes urine di Bale Kota sekitar 150 orang, laki-laki dan perempuan.

"Ini tes cepat sehingga hasilnya langsung diketahui. Alhamdulillah gak satu pun yang positif," kata Ivan.

Tes urine digelar setelah Kepala Bappelitbangda, AA, diketahui positif sabu-sabu setelah menjalani tes urine oleh polisi.

AA diketahui tersandung kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, berawal dari penangkapan DN dan AL, petugas kebersihan di kantor Bappelitbangda.

Jajaran Satnarkoba, Polres Tasikmalaya Kota, yang memeriksa DN dan AL, mengaku menjual sabu-sabu kepada AA dan tiga ASN lainnya, yakni FR dan TS, keduanya satu kantor dengan AA, serta AN karyawan kelurahan di Kecamatan Cibeureum. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved