Jumat, 17 April 2026

405 Anggota TNI-Polri Disebar Mengawal PPS di Karawang, Harus Netral

Polres Karawang melepas 405 anggota polisi dan TNI dalam rangka pendampingan pemutakhiran data pemilih menjelang Pemilu 2024.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cikwan Suwandi
Polres Karawang melepas 405 anggota polisi dan TNI dalam rangka pendampingan pemutakhiran data pemilih menjelang Pemilu 2024, Jumat (17/3/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Polres Karawang melepas 405 anggota polisi dan TNI dalam rangka pendampingan pemutakhiran data pemilih menjelang Pemilu 2024.

Mereka ditugaskan untuk mengawal anggota panitia pemungutan suara (PPS).

Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, menyampaikan, giat tersebut merupakan kolaborasi Polres Karawang, babinsa, dan unsur penyelenggara Pemilu.

"Jadi di sini merupakan kegiatan kolaborasi untuk mengawal rekan-rekan PPS dalam melakukan pemutakhiran data," ujar Wirdhanto, Jumat (17/3/2023).

Dia mengatakan, dari 405 anggota itu terdiri atas 305 polisi dan 100 anggota TNI.

"Kita pastikan bahwa anggota siap untuk mengamankan kelancaran Pemilu. Kita tegaskan mereka harus netral, " katanya.

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid, menyebutkan, kolaborasi ini merupakan wujud dari sinergisitas yang sesuai dengan arahan Presiden RI.

Dia mengatakan, kolaborasi ini tidak berhenti pada tahap pemutakhiran data saja, melainkan sampai tuntas.

"Sesuai dengan arahan presiden, Pemilu tidak bisa diselenggarakan oleh salah satu pihak saja. Saat ini sedang konsentrasi pemutakhiran data, dan kolaborasinya tidak berhenti di tahap ini, akan terus dikawal," ucapnya.

Miftah mengungkapkan, sejauh ini kendala yang dialami pihaknya ada pada rekan-rekan pantarlih pada saat coklit di lapangan. Namun hal itu telah berhasil dilalui dan saat ini mulai masuk tahap perekapan dan validasi data.

"Pas coklit, kendala rekan-rekan pantarlih saat datang ke rumah yang dicoklit tidak ada. Kemudian, kendala jalan yang sulit diakses dan cuaca," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved