SSB UNI Syukuran, Kini Punya Lapangan Rumput Sintetis, Namanya Jadi UNI JebreeetMedia Arena

SSB UNI (Uitspanning na Inspanning) merayakan ulang tahunnya ke-120, dengan menggelar syukuran sederhana dan meresmikan lapangan sepak bola baru.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNJABAR/CIPTA PERMANA
Suasana pertandingan eksebisi yang digelar dalam rangka peresmian UNI JebreeetMedia Arena dan ulang tahun ke-120 SSB UNI, Jalan Batu Raden, Kota Bandung, Selasa (28/2/2023). (TRIBUNJABAR/CIPTA PERMANA) 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - SSB UNI (Uitspanning na Inspanning) merayakan ulang tahunnya ke-120, dengan menggelar syukuran sederhana, sekaligus meresmikan lapangan sepak bola barunya di Jalan Baturaden, Kota Bandung, Selasa (28/2/2023).

Pada kesempatan tersebut, beberapa perwakilan dari Asprov PSSI Jabar hingga PSSI Kota Bandung, serta para mantan pemain dan pelatih yang pernah menimba ilmu sepak bolanya di UNI, di antaranya Adeng Hudaya, Boy Jati, hingga Eka Ramdani tampak hadir di lapangan kini bernama UNI JebreeetMedia Arena.

Peresmian dilakukan setelah dilakukan pemugaran lapangan dari tanah berdebu menjadi permukaan rumput sintetis.

Baca juga: Lapangan UNI, Tempat Lahirnya Pemain Persib Bandung Bakal Direnovasi, Pakai Lapangan Sintetis

Renovasi lapangan sepak bola POR UNI ini, tak lepas dari sosok Valentino Simanjuntak.

Pria yang merupakan mantan komentator BRI Liga 1 dan CEO Jebreeetmedia itu, menjadi sosok di balik kesediaannya salah satu investor untuk melakukan pembangunan atau renovasi lapangan UNI.

Wandi Wanadi yang merupakan investor lapangan UNI JebreeetMedia Arena, mengatakan, pihaknya memiliki alasan untuk membantu salah satu SSB tertua di Indonesia, untuk merenovasi lapangan.

Menurutnya, setelah adanya pembicaraan dengan pemilik dan pengurus SSB UNI, dan beberapa rekannya termasuk Valentino Simanjuntak disepakati bahwa diperlukan pemugaran lapangan, agar pemain muda bisa lebih maksimal dalam menjalankan latihan,

Karena, lanjutnya dengan kondisi lapangan yang bagus, otomatis akan mempengaruhi kualitas pemain dalam menimba ilmu sepak bola.

"Berawal dari keprihatinan kami melihat kondisi lapangan di sini, saya lalu berdiskusi dengan tim saya, dan akhirnya kami setuju untuk investasi dan bantu POR UNI untuk mendapat lapangan yang lebih layak.

"Kita tahu bagaimana kondisi lapangan UNI yang dulu, kurang layak lah, untuk sliding tekel juga tidak bisa," ujarnya saat ditemui di sela kegiatan peresmian lapangan di SSB UNI, Selasa (28/2).

Bahkan, dirinya mendengar aspirasi yang disampaikan beberapa orang tua siswa SSB yang mengeluh dengan kondisi lapangan yang dulu, membuat sepatu anak-anaknya lebih cepat rusak, dan lain sebagainya.

Dengan banyaknya aspirasi tersebut. Jadi akhirnya disepakati putuskan untuk bantu SSB UNI ini.

Ia pun berharap, dengan direnovasinya lapangan ini, akan semakin banyak bibit muda pesepak bola yang lahir. Bukan hanya untuk berkiprah skala regional tapi juga mencatatkan prestasi hingga internasional.

Keberadaan lapangan dengan kualitas bagus juga bisa membuat UNI sering memainkan latih tanding melawan tim-tim lain di kelompok usia.

“Saya berharap dengan lapangan baru ini, yang pasti kan pelatih-pelatihnya juga kan lebih bermotivasi, misalnya ngundang tim ke sini, kalau kondisinya masih seperti dulu, enggak akan ada yang mau kan.

"Tapi sekarang, UNI punya fasilitas yang baik, mudah-mudahan, UNI bisa semakin maju dan lebih baik untuk memajukan sepak bola Indonesia,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Direktur SSB POR UNI, Beny Oewes. Dirinya mengaku senang, karena keinginan untuk mengubah kondisi lapangan yang sebelumnya memprihatinkan bisa terwujud.

Bantuan dari pihak investor, lanjutnya tentu sangat berdampak pada keberlangsungan SSB yang punya sejarah melahirkan pesepak bola handal bukan hanya untuk Bandung tapi Indonesia.

“Perjuangan seluruh pelatih dan para siswa yang selalu mendambakan perubahan rumput dari cokelat ke hijau, hari ini kita buktikan.

"Kami dapat bantuan tidak terduga dan mudah-mudahan dengan fasilitas yang lebih baik ini, UNI bisa menciptakan pemain yang bertalenta,” ujarnya di lokasi yang sama.

Menurutnya kerja sama akan dibangun dalam empat tahap. Untuk tahap pertama adalah perbaikan lapangan dan juga penambahan lampu serta perbaikan tribun.

Lalu nantinya akan dilakukan kerjasama berikutnya yaitu lapangan futsal, trek lari, dan sarana jalan. Nantinya untuk jam tertentu juga lapangan bisa disewakan untuk umum.

“Untuk biaya pemugaran, kemarin itu mencapai angka Rp. 4 miliar untuk sarana lapang dan perbaikan tribun.

"Selain digunakan untuk latihan para siswa SSB UNI pukul 10.00-16.00 WIB, lapangan ini juga dapat di sewakan mulai pukul 16.00-22.00 WIB," katanya. (cipta permana)

Artikel SSB UNI lainnya bisa disimak di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved