Kamis, 30 April 2026

Kinerja Bisnis Solid di 2022, bank bjb Berhasil Menjaga Kualitas Aset dengan NPL 1.16 Persen

bank bjb berhasil menjaga Kualitas Aset dengan NPL 1.16 Persen menunjukan kinerja solid di 2022

Tayang:
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Siti Fatimah
Kemal S Permana
Analyst Meeting Full Year 2022 bank bjb 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan kredit perbankan tahun ini akan tumbuh sebesar 10-12 persen yang disokong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7-9 persen.

Hal ini berpengaruh kepada perbankan yang diproyeksikan akan tumbuh positif pada tahun ini meski kondisi internasional masih penuh tantangan.  

Optimisme pertumbuhan positif ini pun dilihat bank bjb. Terlebih melihat kinerja tahun lalu yang terus mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Dalam paparan Analyst Meeting Full Year 2022 yang dilaksanakan pada Senin (27/2/2023), bank bjb mencatatkan kinerja solid di berbagai sektor bisnis.

Sepanjang 2022, bank bjb mencatatkan laba sebelum pajak Rp2,8 trliun dengan Non Performing Loan (NPL) alias rasio kredit macet yang terjaga Non Performing Loan berhasil terjaga pada level 1.13 persen, dan coverage ratio pada level 124,3 persen.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, mengatakan bahwa capaian gemilang kinerja bisnis bank bjb didorong melalui penguasaan pasar yang kuat sejalan dengan semakin luasnya sektor industri yang pulih dari dampak pandemi.

Menurut Yuddy, manajemen senantiasa melakukan efisiensi pengelolaan likuiditas sehingga tekanan terhadap cost of fund dapat lebih terkendali.

“Berbagai terobosan yang kami lakukan merupakan perwujudan komitmen kami untuk senantiasa memperbaiki kualitas dan kinerja untuk memmperkuat eksistensi kami di dunia perbankan,” kata Yuddy.

Yuddy menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2022, bank bjb tercatat terus tumbuh secara positif meskipun situasi ekonomi masih berada dalam masa transisi pemulihan pasca pandemi Covid-19. 

Kinerja solid bank bjb, kata Yuddy, juga berkat hadirnya berbagai kebijakan positif di sektor keuangan dan perbankan, sehingga dapat membantu terciptanya iklim yang kondusif di 2022.

Dukungan seluruh pemegang saham, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai pemegang saham terbesar, membuat kinerja bank bjb terus tumbuh positif sepanjang 2022.

Meski situasi ekonomi pada tahun ini akan dinamis, Yuddy optimis kinerja bank bjb akan semakin positif karena manajemen telah menyiapkan berbagai strategi bisnis yang sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat.  

"Sesuai permintaan pemegang saham, bank bjb akan selalu gesit untuk beradaptasi, yang sudah bagus kami tingkatkan, yang masih kurang kami perbaiki agar dapat memaksimalkan ekspektasi para stakeholder dan shareholder,”katanya.  

Dengan kinerja tersebut, tercatat total aset tumbuh 14,5 persen YoY menjadi Rp181,2 triliun, laba tercatat sebesar Rp2,85 triliun tumbuh 9,6 persen YoY  sedangkan setelah pajak tercatat sebesar Rp2,24 triliun tumbuh 11,2 persen YoY secara konsolidasian.

Yuddy menjelaskan total aset bank bjb tumbuh positif menjadi yang terbesar di antara BPD di Indonesia. Selain itu, kredit bank bjb juga terus tumbuh.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved