Minggu, 17 Mei 2026

Jadi Induk Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID, PT Len Industri Ganti Logo

PT Len Industri mengeluarkan logo baru sebagai induk holding BUMN industri pertahanan, Defend Id, pada Jumat (17/2/2023) di Grha Len Bandung

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Istimewa
PT Len Industri mengeluarkan logo baru sebagai induk holding BUMN industri pertahanan, Defend Id, pada Jumat (17/2/2023) di Grha Len Bandung, Jalan Soekarno Hatta. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- PT Len Industri mengeluarkan logo baru sebagai induk holding BUMN industri pertahanan, Defend Id, pada Jumat (17/2/2023) di Grha Len Bandung, Jalan Soekarno Hatta.

Seperti diketahui, sejak Januari 2022, Len Industri ditunjuk pemerintah jadi induk holding BUMN industri pertahana.

Dalam induk holding BUMN industri pertahanan itu, beranggotakan Pindad, Dirgantara Indonesia dan PT PAL. Defend ID jadi identitas holding tersebut.

Direktur Utama PT Len Industri, Bobby Rasyidin, mengatakan, pada 2022 ini, LEN meraihi capaian gemilang.

"Logo baru LEN dan semangat baru untuk Len yang semakin gemilang. Pada 2022, holding Defend Id berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp 19,7 triliun. Pendapatan ini mengalami pertumbuhan sebesar 23,4 persen dari capaian performa 2021 yang merupakan tahun persiapan pembentukan holding," katanya, dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Menhan Prabowo Pesan Enam Ribu Motor Listrik Militer Buatan PT Len untuk Penuhi Kebutuhan TNI

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN, Liliek Mayasari dan Dean Arslan selaku perwakilan Komisaris PT Len Industri, berharap, logo baru Len ini dapat menjadi semangat baru demi memajukan industri pertahanan Indonesia melalui peran Len sebagai induk Defend Id.

"Logo ini dibuat oleh insan Len, PT Len industri mendesain logo ini sendiri. Jadi, sangat membanggakan kami dapat menghasilkan ini," ujar Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM PT Len Industri (Persero), Indarto Pamoengkas.

Dia menambahkan, Logo LEN ini mengadopsi konsep layaknya sebuah Integrated Circuit (IC) yang berperan sebagai otak atau pusat kendali sistem.

"Semoga logo baru ini awal dari kelahiran kembali PT Len Industri yang menjadi semangat baru bagi seluruh insan Len demi ikut serta dalam kesuksesan perusahaan dan berinovasi menciptakan produk unggulan yang dapat memajukan bidang teknologi di Indonesia," ujar Bobby.

LEN ini memulai eksistensinya sejak 1965, sebagai lembaga elektronika nasional atau LEN di bawah LIPI.

Awalnya, mereka fokus pada penyiaran. Pada 1983, mereka merintis sistem persinyalan kereta api, dan dua tahun kemudian, LEN mulai merintis sistem surya rumahan.

Pada tahun 1991, LEN resmi dipisah dari LIPI untuk membentuk PT Len Industri (Persero). Pada tahun 2001, untuk pertama kalinya, sistem interlocking elektromekanik buatan perusahaan ini dipasang di Stasiun Tagogapu.

Pada tahun 2004, perusahaan ini memproduksi sistem navigasi untuk kapal milik TNI Angkatan Laut dan peluru kendali anti pesawat terbang.

Pada tahun 2005, sistem interlocking elektronik buatan Len Industri resmi dioperasikan di Stasiun Slawi. Pada tahun yang sama, pemancar TV VHF buatan perusahaan ini juga diekspor ke Malaysia. Pada tahun 2006, Len Industri memasang panel surya untuk ratusan mercusuar di Indonesia,.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved