Senin, 27 April 2026

Menikmati Soto Entok, Kuliner Khas Mangunjaya Pangandaran, Berdaging Lembut

Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, bukan hanya terkenal dengan tempat wisatanya. Tapi terkenal dengan soto entok.

Penulis: Padna | Editor: Giri
Tribun Jabar/Padna
Hidangan soto entok yang menjadi khas di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Senin (23/1/2023).  

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kabupaten Pangandaran, Jawa barat, bukan hanya terkenal dengan tempat wisatanya.

Tapi, ada juga berbagai macam kuliner yang khas.

Satu di antaranya, hidangan kuliner soto entok di wilayah Desa/Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran.

Tepatnya, depan SMPN 1 Mangunjaya.

Menikmati hidangan soto, mungkin sudah tidak aneh lagi.

Tapi, soto itik atau biasa warga sebut soto entok khas Mangunjaya yang dikelola Tugio (52) dan Jariah (58) ini memiliki cita rasa tersendiri bagi penikmat kuliner.

Kuahnya yang gurih dan daging itiknya yang empuk membuat lidah terasa segar dan ingin menikmati kembali.

Baca juga: Nikmati Kuliner Nasi Bakar Harum Khas Desa Teja Majalengka di Tengah View Hamparan Sawah Terasering

"Bumbu kuah soto entok pakai rempah-rempah biasa saja. Seperti, pakai bawang merah, bawang putih dan jahe yang digoreng," ujar Jariah kepada Tribunjabar.id di warung soto entok miliknya, Senin (23/1/2023) siang.

Dia mengatakan, warus soto entoknya sudah beroperasi sejak 1960.

"Satu porsi dengan nasi ini, harganya Rp 10 ribu. Kecuali, kalau ditambah daging entok, itu harganya beda lagi," katanya.

Selain soto entok, dia juga menyediakan hidangan masakan lainnya yang berbahan dasar dari itik.

Baca juga: Elder Wand Cafe, Tempat Kuliner Asyik di Bandung Timur yang Terjangkau, Cocok buat Melepas Penat

"Ada juga opor entok, tapi yang terkenal dan menjadi ciri khas Mangunjaya itu soto entoknya. Karena, daging itiknya ini sangat empuk dan lembut," ucap Jariah.

Satu warga Mangunjaya, Taufik (50), mengatakan, dia sudah biasa menikmati soto entok sejak kecil.

"Dari dulu rasanya khas, sangat enak dan gurih. Kalau dulu, terkenalnya soto Ijem. Tapi, setelah Mak Ijem meninggal, warung soto diteruskan anaknya dan sekarang terkenal dengan sebutan soto entok," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved