Viral di Media Sosial

Tanggapan Buya Yahya Soal Video Qoriah Disawer Saat Membaca Al Quran Viral: Buang yang Negatifnya

Menanggapi soal video qoriah disawer saat membaca Al Quran viral di media sosial, pendakwah Buya Yahya angkat bicara, beberkan pandangan positif

Editor: Hilda Rubiah
Youtube Al-Bahjah TV
Buya Yahya memberikan tanggapan soal qoriah disawer saat melantunkan Al Quran belakangan viral di media sosial 

TRIBUNJABAR.ID - Menanggapi soal video qoriah disawer saat membaca Al Quran viral di media sosial, pendakwah Buya Yahya angkat bicara.

Buya Yahya memberi tanggapan terkait aksi pria yang sawer sang qoriah saat membaca Alquran dan kini viral di sosial media tersebut.

Sejak viral, tak sedikit warganet dan berbagai pihak yang memberikan kecaman.

Di sisi lain, Buya Yahya memberikan pandangan positif dan sisi lain dari orang-orang yang menyawer tersebut.

Baca juga: Video Viral Qoriah Disawer saat Melantunkan Al Quran, Uang Ditempelkan di Jidat, Warganet Geram

Sebelumnya video seorang qoriah yang mendapat saweran ketika dirinya membaca ayat suci Alquran viral di media sosial.

Diketahui sosok qoriah tersebut adalah Ustazah Nadia Hawasy, ia pun buka suara tentang perlakuan itu dan merasa tidak dihargai.

Buya Yahya menerangkan, dalam segala hal hendaknya tidak menutup mata adanya hal positif, jika ada sisi negatif maka negatifnya saja yang dibuang, sisi positifnya tetap dipertahankan.

"Kalau dipangkas semuanya sisi negatif beserta positifnya adalah tidak bijak, yang kami pahami adalah budaya sawer, ada suatu tempat yang menjadikan sawer menjadi suatu kebiasaan," terang Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Tanggapan Buya Yahya dari tradisi sawer tersebut yakni orang bersedekah membagi-bagikan kebaikan kepada orang lain, hal ini bernilai kebaikan.

Bagi yang hobi sawer, Buya Yahya justru mengimbau agar tidak menghentikan perilaku yang bernilai sedekah itu, namun cara yang dilakukan harus diubah.

Orang yang menyawer sama dengan bersedekah, ini berarti sudah memiliki uang yang banyak.

Namun, Buya Yahya menyerukan agar bersedekah dengan cara yang lebih hebat lagi, caranya adalah menghormati orang yang diberi.

"Ketika kita bersedekah kepada seseorang, seolah-olah tangan kita di atas, sebetulnya tangan orang itu yang di atas pada akhirnya, karena kita hanya memberi rupiah, namun karena itu kita mendapat pahala yang tinggi dari Allah," terang Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan, maka hormati orang yang kita beri sedekah dan tak sepatutnya menghina atau merendahkan orang tersebut.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved