Senin, 20 April 2026

Respons Pertamina Berkenaan dengan Kasus SPBU di Karawang Jual Pertalite Campur Air

Pertamina Patra Niaga meminta maaf atas insiden insiden BBM jenis Pertalite tercampur air yang dijual di SPBU 34.413.06, Rengasdengklok, Karawang.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cikwan Suwandi
SPBU 34.413.06 di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, berhenti beroperasi untuk penanganan lebih lanjut berkenaan kasus Pertalite tercampur air. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Pertamina Patra Niaga meminta maaf atas insiden insiden BBM jenis Pertalite tercampur air yang dijual di SPBU 34.413.06, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang.

"Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Area Manager Communication, Relation, and Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan, melalui keterangan tertulis kepada Tribun Jabar, Rabu (4/1/2023).

Kejadian itu diketahui, kata Eko, bermula ketika seorang pengendara sepeda motor datang ke SPBU menyampaikan keluhan karena mesin sepeda motornya tidak dapat dinyalakan setelah melakukan pengisian Pertalite.

Kemudian konsumen itu melakukan pengujian dengan mengambil BBM yang ada di tangki motornya ternyata tercampur dengan air.

"Kondisi ini dibenarkan oleh mekanik yang sengaja didatangkan pihak SPBU untuk melakukan pengecekan," kata dia.

Pihak SPBU, kata Eko, langsung mengecek tangki penyimpanan BBM yang diduga terkena rembesan air hujan.

Kini, kondisi tangki penyimpanan BBM sudah steril. BBM sudah diperiksa ulang dan sudah aman.

Baca juga: Antrean BBM Pertalite di SPBU Jalan Raya Majalaya-Rancekek Masih Panjang Meski Pertamax Turun Harga

"Pihak SPBU juga telah memberikan kompensasi kepada konsumen yang mengisi BBM Pertalite pada tenggang waktu tersebut," kata Eko.

Eko mengatakan, pengelola SPBU juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari Polsek Rengasdengklok.

Saat ini SPBU berhenti beroperasi untuk penanganan lebih lanjut dan untuk layanan pengisian BBM masyarakat dapat ke SPBU terdekat yaitu SPBU 34.413.25 dan SPBU 34.413.31 Rengasdengklok.

Baca juga: Ini Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina di Tasikmalaya Terbaru, Pertamax Turun Rp 1.100

"Untuk informasi mengenai produk, layanan, dan program subsidi tepat, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," ujar Eko.

Sebelumnya diberitakan Tribun Jabar, ada video viral kendaraan mogok setelah melakukan pengisian BBM di satu SPBU di Desa Amansari, Rengasdengklok. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved