Persib Bandung
Persib Bandung Melaju Kencang, Persija Jakarta Tersendat, Ini Beda Luis Milla dan Thomas Doll
Persib Bandung dan Persija Jakarta meraih hasil berbeda saat dihantam badai cedera, akumulasi kartu, dan pemainnya dipanggil timnas Indonesia.
TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung dan Persija Jakarta meraih hasil berbeda saat dihantam badai cedera, akumulasi kartu, dan pemainnya dipanggil timnas Indonesia.
Beda performa tersebut kentara saat Persib Bandung dan Persija Jakarta melakoni sisa putaran pertama Liga 1 2022/23 dalam sistem bubble.
Di tengah jadwal padat Liga 1 2022/2023 akibat Tragedi Kanjuruhan, Persib Bandung terus meraup poin penuh.
Sebaliknya, Persija Jakarta tersendat-sendat.
Baca juga: Persib Bandung Harus Siap-siap Kehilangan Kiper Reky Rahayu, Begini Komentar Luis Milla
Pada awal musim, Persija Jakarta terlihat terus menanjak dengan performa brilian di tangan Thomas Doll.
Ketika Liga 1 dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan, Persija berselisih dua poin dari puncak klasemen dan masih menyimpan satu pertandingan.
Boleh dikatakan, Persija dalam momentum bagus menjelang El Clasico melawan Persib Bandung pada 2 Oktober silam.
Namun, partai terpanas itu ditunda akibat Tragedi Kanjuruhan dan Liga 1 harus dihentikan selama dua bulan.
Libur panjang yang tak diharapkan itu membuat momentum Persija rusak saat Liga 1 digulirkan lagi pada 5 Desember karena absensi pemain.
Terdapat pemain timnas U-20 yang baru bergabung beberapa hari saat Liga 1 dimulai kembali, seperti Ginanjar Wahyu, Alfriyanto Nico, dan Cahya Supriadi.
Ada pula pemain cedera yang membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik, seperti Maman Abdurrahman, Hamra Hehanusa, dan Ryuji Utomo.
Tiga pemain juga pergi ke pemusatan latihan timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022, yaitu Muhammad Ferarri, Hansamu Yama, dan Syahrian Abimanyu.
Belum lagi sanksi skorsing enam laga yang menimpa striker utama Michael Krmencik.
Dalam situasi badai seperti itu, Persija sempat dirundung tren tiga laga tanpa menang saat menghadapi Persik Kediri, PSIS Semarang, dan Persebaya Surabaya.
Thomas Doll pun angkat tangan dan melimpahkan sebagian kesalahan ke pihak eksternal yang mengganggu timnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pelatih-persib-bandung-luis-milla-memuji-thomas-doll.jpg)