TV Analog Sudah Mati Total, Tapi Bantuan STB untuk Warga Bandung Barat Masih Kurang
Belum semua warga kurang mampu di Kabupaten Bandung Barat yang berhak menerima bantuan Set Top Box (STB), bisa menyaksikan siaran televisi digital.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Belum semua warga kurang mampu di Kabupaten Bandung Barat yang berhak menerima bantuan Set Top Box (STB), bisa menyaksikan siaran televisi digital.
Pasalnya, masih banyak yang belum mendapatkannya karena jumlah bantuan masih kurang.
Alhasil, masyarakat yang belum mendapatkannya tak bisa menyaksikan siaran televisi meski siaran analog sudah mati total.
Dengan beralihnya TV analog ke TV digital tersebut, warga yang TV-nya belum support digital maka harus menggunakan STB.
Kepala Diskominfotik KBB, Siti Aminah Anshoriah, mengatakan, meski pihaknya kerap menerima keluhan dari masyarakat terkait kurangnya bantuan STB itu, pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak.
Baca juga: Cara Nonton Film dan Setel Lagu dari Flasdisk di STB, Kini TV Analog Makin Canggih dan Multifungsi
Penyebabnya, penyaluran STB itu dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah pusat.
"Jadi kami (Diskominfotik) KBB tidak dilibatkan. Kalau untuk kuota yang disebarkan di KBB jumlahnya 43 ribu STB," ujar Siti Aminah di Perkantoran Pemda KBB, Jumat (9/12/2022).
Dia mengatakan, STB tersebut disebarkan ke semua kecamatan dengan kuota yang berbeda-beda.
Namun karena pendistribusiannya dilakukan oleh pihak ketiga, pihaknya tidak mengetahui siapa warga penerimanya.
Wilayah dengan jumlah distribusi STB terbanyak di KBB, antara lain Kecamatan Cikalongwetan 5.000 unit, Kecamatan Cipongkor 5.000 unit, Kecamatan Rongga sebanyak 3.000 unit, sedangkan Parongpong hanya mendapat 600 unit STB.
Baca juga: Cara Menggunakan HP sebagai Pengganti Set Top Box (STB) di TV Analog, Bisa Pakai Android atau iPhone
"Informasi kami terima, pendistribusian oleh pihak ketiga itu sudah selesai dilakukan. Tapi, untuk data penerimanya kami tidak mengetahui," kata Siti.
Menurutnya, warga yang menerima bantuan STB itu kemungkinan mengacu dari data Percepatan Pensasaran Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), kemudian datanya diverifikasi ulang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan pusat.
Terkait masih banyaknya masyarakat yang belum mendapat bantuan STB dan apakah akan ada bantuan tahap untuk selanjutnya, dia belum bisa memastikan.
Baca juga: Cara Pasang Set Top Box (STB) ke TV Analog dan Daftar STB Bersertifikat Kominfo Hanya Rp 100 Ribuan
Sebab, hingga saat ini pihaknya belum menerima lagi informasi lanjutan mengenai program bantuan STB ke daerah, mengingat program ini secara nasional dan bukan hanya di KBB.
"Belum ada informasi kalau ada bantuan lagi (STB). Kalau misalnya nanti ada tahap kedua pasti akan kami informasikan," ucapnya. (*)
Baca berita lainnya di GoogleNews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ilustrasi-mencari-channel-TV-di-TV-analog-menggunakan-STB.jpg)