FSRD Universitas Maranatha Kembali Gelar Fashion Show Evolusia 'Co-Creation'

FSRD Universitas Maranatha Kembali Gelar Fashion Show Evolusia 'Co-Creation' di Intercontinental Dago Pakar

putri puspita n
Mahasiswa FSRD Universitas Kristen Maranatha di Intercontinental Dago Pakar 

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Sebanyak 23 mahasiswa Universitas Kristen Maranatha Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)  menampilkan hasil karya tugas akhirnya dalam bentuk fashion show dengan nama Evolusia.

Fashion Show Evolusia ini telah ada sejak 2012 dan memiliki makna perubahan atau evolusi dan cahaya yaitu lusia.

Fashion Show Evolusia ini sebelumnya sempat diadakan secara online saat pandemi dan sekarang menjadi tahun pertama diadakan kembali.

Dekan FSRD Universitas Maranatha, Irena Vanessa Gunawan mengatakan konsep Evolusia terus berkembang dan menjawab perkembangan zaman dengan mengusung tema Co-Creation.

Model yang menggunakan pakaian di fashion show Evolusia
Model yang menggunakan pakaian di fashion show Evolusia ()

"Co- Creation ini berakar dari kolaborasi dan kreasi yang menunjukkan pentingnya kreativitas yang direalisasikan dengan kerja sama antar aktor. Ide kreatif tidak akan memberikan dampak tanpa kreasi, realisasi dan dampak yang diberikan tidak luas tanpa kolaborasi," ujar Irena saat jumpa pers di Intercontinental Dago Pakar, Kamis ( 8/12/2022).

Tahun ini kata Irene sebagai bentuk refleksi tema Co-Creation, Evolusia menghadirkan show kolaborasi antara fashion design Maranatha bersama Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).

Ia mengungkapkan fashion show ini sangat dinantikan karena showcase uni pertama kali kembali diadakan setelah pandemi.

"Acara ini diadakan agar  mahasiswa yang sudah lulus, siap untuk bergabung di masyarakat, " katanya.

Hasil rancangan pakaian tingkat akhir di Universitas Kristen Maranatha pun begitu mempesona ketika digunakan oleh para model yang berjalan di hadapan para penonton.

Perwakilan mahasiswa tingkat akhir FSRD, Audrey Fitria mengatakan untuk menyelesaikan tugas akhir ini ia dan teman-temannya memakan waktu tiga bulan.

Kendala pun sempat dirasakan terutama karena bahan yang ia gunakan.

Jumpa pers Evolusia bersama Universitas Kristen Maranatha dan APPMI Jabar
Jumpa pers Evolusia bersama Universitas Kristen Maranatha dan APPMI Jabar ()

"Bahan yang saya gunakan adalah bahan alami dan ternyata nggak semua material pakaian bisa menggunakan teknik tie dye jadi harus cari opsi lain," ujar Audrey.

Sesuai dengan tema yang ada yaitu Co-Creation, Audrey mengaku merasa senang karena ia bisa berkolaborasi dengan APPMI.

"Senang banget bisa kolaborasi karena kita masih baru membuat satu karya sedangkan desainer lain sudah punya banyak pengalaman," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved