Pusat Kolaborasi Riset Biomaterial Kelautan Gelar Focus Group Discussion Keempat di Bali

Dalam upaya perumusan rencana aksi program kegiatan dan penguatan kelembagaan yang akan dilaksanakan pada

Editor: Ichsan
Pusat Kolaborasi Riset Biomaterial Kelautan Gelar Focus Group Discussion Keempat di Bali
dok.pkrbk
Pusat Kolaborasi Riset Biomaterial Kelautan Gelar Focus Group Discussion Keempat di Bali

TRIBUNJABAR.ID - Dalam upaya perumusan rencana aksi program kegiatan dan penguatan kelembagaan yang akan dilaksanakan pada periode tahun berikutnya, Pusat Kolaborasi Riset Biomaterial Kelautan menggelar Focus Group Discussion keempat yang diselenggarakan pada 21-22 November 2022 di Sanur, Bali.

Selain merumuskan rencana aksi pada tahun berikutnya, PKR Biomaterial Kelautan menjalin Perjanjian Kerja Sama dengan Yayasan Kalimajari dan PT Alam Bali Mandiri. Kerja sama ini berkaitan dengan meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan ini dihadiri para kolaborator riset PKR BK dari berbagai institusi yaitu Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Sebelas Maret, PT Mycotech, dan BRIN.

Baca juga: Dukung Sektor Kelautan dan Perikanan Semakin Efisien, Ombudsman Apresiasi Electrifying Marine PLN

“Terdapat 5 inisiasi strategis yang dirumuskan dalam FGD 4 ini yaitu riset dan inovasi, penguatan kapasitas SDM, penguatan kelembagaan, kemitraan/partnership dan advokasi kebijakan, serta diseminasi pengembangan bisnis, dan pemberdayaan," kata Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc., profesor dari prodi Fisika, FMIPA, Universitas Padjadjaran, dalam rilisnya, Rabu (7/12/2022)

Sebagai upaya mempermudah perumusan rencana aksi Pusat Kolaborasi Biomaterial Kelautan untuk tahun berikutnya, dilaksanakan pula pendalaman materi mengenai Business Model Canvas yang disampaikan oleh Tri Yudianto.

Pendalaman mengenai metode Business Model Canvas ini diharapkan dapat dapat menjadi acuan bagi para peserta FGD untuk  merancang aksi strategis secara sistematis dengan berpegang pada prinsip bahwa posisi PKR BK dalam sistem bisnis adalah sebagai penghubung (channel) antara periset dan kebutuhan pasar.

Baca juga: PLN Hadirkan ALMA di Pelabuhan Balong Sabang, Permudah Pelaku Usaha Kelautan Dapat Akses Listrik

Selain melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion, pada hari ketiga kegiatan, tepatnya pada tanggal 23 November 2022, Pusat Kolaborasi Riset Biomaterial Kelautan juga melaksanakan kunjungan industri ke pabrik pengolahan milik PT. Sea6Energy.

Kegiatan kunjungan pada industri yang berfokus dalam riset dan pengembagan produk rumput laut ini diharapkan mampu menciptakan relasi dan menjadi langkah awal dalam upaya menjembatani informasi antara industri dengan Pusat Kolaborasi Riset mengenai kebutuhan pasar dan pengembangan produk berbasis hasil kelautan, khususnya rumput laut.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved