Kecelakaan Maut di Cipali

Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cipali Tewaskan Kepala BPD Jabar, Sopir Diduga Hilang Kendali

sopir Pajero Sport saat ini masih menjalani pemeriksaan di unit lakalantas Satlantas Polres Subang.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Seli Andina Miranti
Dok Aiptu Sumadi
Kondisi mobil yang ditumpangi Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jabar, Yerri Yanuar, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di tol Cipali KM 92 B, arah Jakarta, Jumat (25/11/2022). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cipali Subang, tepatnya di Kilometer 119 Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang.

Dalam kecelakaan tersebut satu orang penumpang Pajero Sport (D 1016 AIP) meninggal dunia di tempat, Jumat (25/11/2022) siang.

Adapun korban meninggal dalam kecelakaan tersebut adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat Yerry Yanuar.

Baca juga: Kepala BKD Jabar Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Cipali, Keluarga Jemput Jenazah di RSUD Subang

Kanit Laka Lantas Polres Subang, Ipda Endang Sudrajat mengatakan bahwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Jumat(24/11/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Kronologis kejadiannya, saat itu kendaraan Pajero Sport melaju kencang dari arah Palimanan menuju Cikopo dan akhirnya menabrak truk box," ujar Ipda Endang Sudrajat, Jumat(24/11/2022) sore

Dalam kecelakaan tersebut, kata Endang, satu orang penumpang Pajero Sport meninggal dunia di TKP

"Korban meninggal dalam kecelakaan tersebut diketahui bernama Herri Yanuar, yang merupakan Kepala BKD provinsi Jabar," katanya.

"Korban meninggal langsung dibawa ke RSUD Ciereng Subang," imbuhnya

Sementara sopir Pajero Sport, saat ini masih menjalani pemeriksaan di unit lakalantas Satlantas Polres Subang.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Cipali yang Tewaskan Kepala BKD Jabar, Pajero Tabrak Belakang Truk

"Sang sopir masih kita mintai keterangan, terkait kecelakaan yang menyebabkan Kepala BKD Jabar meninggal dunia," ucapnya

Menurut Endang, dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat sang sopir tak bisa mengendalikan kemudi saat melaju kencang di jalan tol.

"Kita masih lakukan penyelidika kasus kecelakaan tersebut, dugaan sementara sang sopir tak bisa mengendalikan kemudi saat melaju kencang di jalan tol, yang akhirnya menabrak truk yang ada di depannya,"ujarnya(*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved