Jembatan Ambruk di Garut, Jalan Utama Penghubung Kecamatan Cibalong-Peundeuy Terputus
Ambruknya jembatan utama penghubung dua kecamatan itu disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Garut sejak Kamis
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Jalan utama penghubung Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Peundeuy Kabupaten Garut terputus.
Terputusnya jalan tersebut akibat ambruknya jembatan di Kampung Bojong Sirna, Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.
Camat Cibalong, Faizal Asliansyah mengatakan ambruknya jembatan utama penghubung dua kecamatan itu disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Garut sejak Kamis siang.
Baca juga: Jembatan Roboh di Tasikmalaya, Korban Terakhir Ditemukan dalam Keadaan Meninggal
"Akses terputus tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, menurut laporan ambruknya jembatan ini karena hujan deras," ujarnya saat dihubungi.
Ia menuturkan jembatan tersebut memiliki panjang lima meter dengan lebar tiga meter.
Terputusnya jembatan penghubung wilayah Cibalong dan Peundeuy tersebut mengakibatkan terganggunya aktifitas warga.
"Ini jalan utama sehingga dampaknya sangat besar bagi masyarakat, karena akan mengganggu aktifitas warga sehari-hari," ungkapnya.
Termasuk terganggunya akses ke sekolah bagi para murid yang setiap harinya menggunakan jalan tersebut.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut untuk kembali menghidupkan jalur ekonomi di dua kecamatan.
"Ada jalan lain tapi aksesnya jauh dan kurang baik, kami berharap jembatan tersebut bisa segera diperbaiki," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Jembatan-penghubung-Cibalong-dan-Peundeuy-ambruk-Kamis-24112022.jpg)