Satu Rumah di Lembang Bandung Hancur Setelah Diterjang Longsor, Lima Jiwa Harus Mengungsi

Satu unit rumah di Kampung Patrol Tengah, RT 2/12, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hancur setelah diterjang longsor

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Dok. BPBD KBB
Rumah di Kampung Patrol Tengah, RT 2/12, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hancur setelah diterjang longsor, Selasa (15/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Satu unit rumah di Kampung Patrol Tengah, RT 2/12, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hancur setelah diterjang longsor, Selasa (15/11/2022).

Akibat longsor tebing setinggi lima meter dan panjang 10 meter setelah turun hujan deras tersebut, rumah milik Laurentius Dini Rahutomo (47) yang dihuni oleh lima jiwa itu ambruk pada bagian atap.

Bagian dindingnya pun ambrol.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Duddy Prabowo, mengatakan, bencana longsor tebing yang terjadi pada pukul 12.15 WIB itu menyebabkan satu unit rumah tersebut rusak berat hingga penghuninya harus mengungsi.

"Kami mendapat laporan longsor itu dari Sekretaris Desa Suntenjaya yang berdampak pada satu unit rumah rusak berat. Saat ini korban mengungsi sementara ke rumah kerabat," ujar Duddy saat dihubungi, Rabu (16/11/2022).

Setelah itu, kata dia, pihaknya bersama warga setempat langsung melakukan pembersihan material longsor dan bakal memasang karung berisi tanah untuk antisipasi terjadinya longsor susulan.

Baca juga: Titik-Titik Longsor di Tasikmalaya Harus Ditetapkan Menjadi Hutan Lindung, Kata Wakil Bupati

"Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor ini, tapi korban membutuhkan bantuan logistik," kata Duddy.

Kepala Desa Suntenjaya, Asep Wahyono, mengatakan, longsor tebing itu terjadi setelah hujan deras dengan waktu yang cukup lama sejak beberapa pekan terakhir dan puncaknya terjadi, pada 14 November 2022.

"Derasnya hujan mengakibatkan kondisi tanah di tebing itu menjadi labil dan mudah terbawa air. Jadi tebing di belakang rumah itu longsor, sedangkan posisi rumah di bawah, jadi menimpa genting dan plafon," ucap Asep.

Baca juga: Jalan Berhasil Dibersihkan, Ribuan Warga Cidaun Cianjur Tak Lagi Terisolir akibat Banjir & Longsor

Asep juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam longsor itu karena saat kejadian pemilik rumah sedang berada di luar, kemudian pihaknya bersama warga langsung terjun untuk mengevakuasi material longsor.

"Rencananya rumah tersebut bakal diperbaiki dan kita upayakan lagi kerja bakti. Sementara pemilik rumah mengungsi ke rumah kerabatnya," ujarnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved