BPJS Kesehatan Pastikan Peserta PBI-JK Sudah Terima KIS
BPJS Kesehatan Cabang Bandung menugaskan pegawainya melakukan spot check ke beberapa Kecamatan di Kota Bandung untuk memastikan pendistribusian Kartu
TRIBUNJABAR.ID, Bandung, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Bandung menugaskan pegawainya melakukan spot check ke beberapa Kecamatan di Kota Bandung untuk memastikan pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) benar-benar telah diterima oleh peserta yang bersangkutan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Muhammad Fakhriza mengatakan bahwa nomor identitas tunggal bagi peserta yang telah terdaftar BPJS Kesehatan terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Oleh karenanya, distribusi KIS harus benar-benar dipastikan sudah sampai di tangan penerima manfaat dan orang yang tepat sesuai dengan data yang ada pada KIS itu sendiri.
“Untuk pendistribusian KIS, kami telah bekerja sama dengan pihak ketiga. Selain memastikan KIS diterima oleh peserta sesuai data pada KIS, petugas BPJS Kesehatan juga memberikan edukasi seputar Program JKN meliputi hak dan kewajiban, prosedur pelayanan kesehatan, manfaar Program JKN, dan sekaligus kanal layanan BPJS Kesehatan seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, serta layanan BPJS Kesehatan Care Center 165,” ujar Fakhriza, pada Kamis (27/10).
Fakhriza juga menambahkan, kunjungan langsung petugas BPJS Kesehatan tersebut seyogyanya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk memahami Program JKN lebih dalam lagi. Menurutnya, semua yang disampaikan peserta JKN adalah bentuk feedback langsung kepada BPJS Kesehatan agar penyelenggaran Program JKN lebih baik dan prima lagi kedepannya.
Sementara itu, Suryani (49), salah satu peserta JKN segmen PBI-JK menuturkan bahwa ia sekeluarga sangat bersyukur dengan adanya bantuan pemerintah melalui Program JKN dikarenakan sangat meringankan biaya pengobatan salah satu buah hatinya.
“Kami sekeluarga sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang dari pemerintah. Pernah beberapa waktu lalu, anak kami harus dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung karena pulpitis. Alhamdulillah, layanan yang kami peroleh sangat baik dan tidak mengeluarkan biaya sedikit pun,” tuturnya.
Ia berharap, bantuan pemerintah melalui Program JKN ini dapat terus ia rasakan. Dengan adanya JKN, Suryani sekeluarga merasa tenang dan tidak perlu khawatir apabila sewaktu-waktu sakit. Dengan bermodalkan KIS, ia sekeluarga dapat memperoleh jaminan kesehatan yang komprehensif. (BS/rm)