Rabu, 15 April 2026

Banjir di Bandung

Baleendah dan Dayeuhkolot Bandung Masih Dikepung Banjir, BBWS Sebut Ini Penyebabnya

Meski sudah berbagai upaya penanggulangan banjir sudah dilakukan, ribuan rumah di Baleendah dan Dayeuhkolot masih terendam banjir.

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Kepala BBWS Citarum meninjau langsung penyebab banjir di Kampung Muara, Kelurahan Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (30/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Meski sudah berbagai upaya penanggulangan banjir sudah dilakukan, namun beberapa hari lalu ribuan rumah di Baleendah dan Dayeuhkolot masih terendam banjir.

Mulai dari kolam retensi, Floodway Cisangkuy, hingga Terowongan Nanjung, belum bisa menghilangkan banjir di Dayeuhkolot dan Baleendah.

Bahkan Kampung Muara, Kelurahan Andir, masih terendam banjir, meski posisinya dekat dengan Kolam Retensi Andir.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Bastari, tak menyangkal masih adanya banjir di daerah tersebut.

"Kalau pas banjir kita tahu dampak banjir, terus mencari tahu dampak banjir, sekarang pas kering ini kami kesempatan kerja membenahi, dan evaluasi pada saat sebelumnya terjadi banjir," ujar Bastari, saat meninjau penyebab terjadinya banjir di Kelurahan Andir, Baleendah, Minggu (30/10/2022).

Bastari mengatakan, misalnya di Andir ini kemarin banjir, di RW 7 air dari Cisangkuy, Cibugeul banjir tinggi, kemudian satu lagi di jalan Dayeuhkolot.

"Nah dari adanya banjir itu teman-teman petugas ini udah ngecek semua, kemudian terlihat terdapat masih ada bocoran-bocoran, ada drainase yang masih terkonek dengan sungai yang belum ditutup," kata Bastari.

Baca juga: Daftar Kecamatan Rawan Banjir di Tasikmalaya, AWAS Hari Ini Diprediksi Hujan

Sehingga, kata Bastari, pada saat ini pihaknya bergerak untuk menutup drainase dari sungai yang masih terkonek ke masyarakat.

"Kemudian kalau ini ditutup, airnya mau kemana, maka dibuka (jalur) airnya supaya bisa kemari (Kolam Retensi Andir). Jadi fungsi kolam retensi andir akan lebih optimal, dalam mengendalikan banjir di area sini," kata Bastari.

Bastari menjelaskan, kini jalur air atau drainase dari permukiman warga Kampung Muara Andir, kini sudah dikonekan menuju Kolam Retensi Andir.

"Di depan ada 7 titik yang drain dari warga masih terkonek dengan sungai, ini sudah kami tutup. Kemudian juga dari pemukiman udah terkonek ke Retensi Andir," kata dia.

Memang, kata Bastari, ada satu titik di Cibugeul ini yang elevasinya masih rendah, sehingga ke depan harus bangun pompa.

Sedangkan untuk menangguali Banjir Dayeuhkolot, jika membuat kolam retensi lagi, itu perlu lahan.

"Mungkin tahun depan, masuk ada dua pompa lagi, pompa Cibugeul dan pompa Cigede," ujar dia.

Baca juga: Di Ciparay Ciamis Tinggal Hamparan Sawah yang Masih Terendam Banjir Luapan Sungai Ciseel

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved