Perempuan Bersenjata Terobos Istana

SENJATA API yang Dibawa Perempuan Terobos Istana Negara, Tak Produksi Lagi, Banyak Dipakai Militer

Tak hanya menerobos masuk, wanita tersebut juga menodongkan senjata api ke arah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sedang berjaga.

Istimewa
Foto perempuan yang coba terobos Istana Presiden dengan bawa senjata api. Berikut ini fakta-fakta seorang perempuan membawa senjata api nekat menerobos Istana Presiden. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sesosok perempuan bersenjata nekat mencoba menerobos Istana Negara menggegerkan warga, Selasa (25/10/2022).

Tak hanya menerobos masuk, wanita tersebut juga menodongkan senjata api ke arah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sedang berjaga.

Aksi wanita tersebut dengan cepat digagalkan polisi yang berjaga.

Baca juga: BREAKING NEWS Perempuan Coba Terobos Istana Presiden Pagi Ini, Todong Paspampres dengan Pistol

Ternyata senjata api yang dibawa wanita tersebut adalah pistol jenis Browning Hi Power, pistol semi automatik dengan kaliber 9 mm.

Lantas, apa itu pistol Browning Hi Power Kaliber 9 mm?

Pistol Browning Hi Power adalah senjata yang didesain oleh John Moses Browning.

John Browning adalah seorang perancang senjata api yang lahir di Ogden, Utah, Amerika Serikat yang mengembangkan senjata api, peluru, dan mekanisme senjata api semi dan otomatis modern.

Dikutip Tribunnews dari laman browning.com, Hi-Power adalah salah satu desain terbaiknya.

Kini Hi-Power secara teknis sudah tidak diproduksi lagi.

Pistol Browning Hi Power diperkenalkan pada awal abad ke-20.

Dalam perkembangannya, pistol ini disempurnakan pada tahun-tahun setelah kematian John Browning oleh desainer produktif Fabrique Nationale (FN Herstal), Dieudonne SaiveIt.

Baca juga: BREAKING NEWS Ini Kronologi Perempuan Terobos Istana Negara, Sempat Todongkan Pistol ke Paspampres

Dieudonne SaiveIt menawarkan keseimbangan sempurna antara penanganan, ukuran, dan daya tembak, dengan kapasitas magasin 13 peluru.

Sementara dikutip dari Wikipedia, Browning Hi Power merupakan pistol yang paling banyak digunakan di kalangan militer, dimana jumlah penggunanya lebih dari 50 negara.

Pistol ini mempunyai kapasitas amunisi yang hampir dua kali lipat lebih banyak dari pistol kompetitor di masanya seperti pistol Luger dan Mauser 1910, dengan jumlah 13 butir.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved