Senin, 13 April 2026

Ganjar Pranowo Disanksi Imbas Pernyataan Siap Menjadi Capres, Tidak Tarik Ucapannya

Imbas pernyataan siap menjadi calon presiden (capres), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dijatuhi sanksi.

Editor: Giri
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendapat sanksi teguran lisan dari PDIP atas pernyataannya siap menjadi capres. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Imbas pernyataan siap menjadi calon presiden (capres), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dijatuhi sanksi.

Dia mendapat sanksi berupa teguran lisan oleh Bidang Kehormatan DPP PDIP pada Senin (24/10/2022) sore.

Ganjar menerima sanksi itu sebagai bentuk disiplin kader.

"Kami mendapatkan peringatan. Dan ini sebagai kader saya terima. Ini bagian dari disiplin yang tadi disampaikan juga oleh Pak Hasto (Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto)," kata Ganjar, Senin.

"Pak Sekjen sudah bicara, lihat baju saya, semua keputusan terkait pilpres adalah keputusan ketum," ucap Ganjar sembari menunjuk baju seragam merahnya di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta.

Ganjar memahami sanksi itu diberikan karena pernyatannya menimbulkan diskursus publik.

Dia lantas menyatakan akan tetap mengikuti aturan ataupun semua keputusan partai, termasuk soal pencapresan yang sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Ganjar Pranowo Bertemu Dubes Korsel, UMKM Jateng Siap Dikembangan di Korea Selatan

Kendati demikian, Ganjar tidak menarik pernyataannya soal siap maju capres.

Dia kembali menuturkan bahwa semua kader harus siap apabila mendapatkan tugas dari partai, baik eksekutif maupun legislatif.

"Saya orang diklat. Semua kader mesti siap. Apa pun. Tapi keputusan ada di ketua umum dan itu adalah keputusan kongres dan semua kader harus ikut," ucapnya.

Ganjar menambahkan, bakal mengikuti instruksi partai untuk fokus mengurus daerah yang dipegangnya saat ini, yaitu Jawa Tengah.

Dia kemudian menegaskan siap membantu pemerintah nasional dalam mengendalikan inflasi.

"Apa yang diperintahkan oleh Pak Jokowi sebagai sama-sama petugas yang ada di pemerintahan untuk bersama-sama membereskan itu," ucap Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar mengaku terus fokus pada kesiapsiagaan membangun daerahnya menghadapi bencana.

Baca juga: Soal Ganjar Pranowo Siap Maju di Pilpres 2024, PDIP Katakan Begini

Sebelumnya, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun menyatakan, Ganjar dijatuhi hukuman berupa teguran lisan karena sudah menimbulkan multitafsir di pulik.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved