Kamis, 9 April 2026

Stadion Kanjuruhan Segera Dirobohkan, Bakal Jadi Stadion Berstandar FIFA dan Percontohan

Rencana merobohkan Stadion Kanjuruhan yang menjadi lokasi meninggalnya ratusan Aremania itu disampaikan Presiden Joko Widodo.

Editor: Januar Pribadi Hamel
YouTube.com/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo menerima cendera mata berupa bola Al Rihla yang akan digunakan di Piala Dunia 2022 Qatar dari Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). 

TRIBUNJABAR.ID - Stadion Kanjuruhan di Malang akan dirobohkan dalam waktu dekat.

Rencana merobohkan Stadion Kanjuruhan yang menjadi lokasi meninggalnya ratusan Aremania itu disampaikan Presiden Joko Widodo.

Stadion Kanjuruhan yang baru akan menjadi stadion yang jauh lebih baik dan menjadi contoh bagi stadion-stadion lainnya yang ada di Tanah Air.

Presiden Joko Widodo menyampaikan hal tersebut saat menerima Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Selasa (18/10).

Baca juga: Pertemuan Jokowi dengan Presiden FIFA, Komitmen Tragedi Kanjuruhan Tak Terjadi di Masa Depan

"Akan kita runtuhkan dan kita bangun lagi sesuai dengan standar FIFA," ujar Jokowi.

"Contoh standar stadion dengan fasilitas-fasilitas yang baik, menjamin keselamatan penonton maupun pemain dan juga untuk suporter," ujar Jokowi.

Dalam pertemuannya dengan Infantino, ujar Jokowi, pemerintah dan FIFA sepakat melakukan transformasi sepak bola secara menyeluruh, di mana salah satunya adalah dengan memastikan aspek pertandingan berjalan sesuai dengan standar kemanan yang ditetapkan oleh FIFA.

"Untuk itu, kita sepakat mengkaji kembali kelaikan stadion dan juga menerapkan teknologi untuk membantu mitigasi aneka potensi yang membahayakan penonton maupun pemain," kata Jokowi.

Untuk mengawasi jalannya transformasi sepakbola nasional, ujar Jokowi, FIFA akan berkantor di Indonesia. Jokowi mengatakan FIFA akan berkantor di Indonesia dalam jangka waktu yang lama.

"Saya sampaikan tadi, kelihatannya FIFA akan lama di Indonesia," kata Jokowi.

Adapun perihal lokasi kantor FIFA di Indonesia, Jokowi belum bisa menyampaikannya. Pemerintah masih menyiapkan kantor FIFA. "Ini akan sedang secepatnya kita siapkan," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, FIFA akan berinvestasi banyak sehingga membutuhkan waktu yang lama di Indonesia. Investasi yang dimaksud, ujar Jokowi, berkaitan dengan stadion, dengan keselamatan, dengan suporter, dengan sekolah sepakbola yang ada di Indonesia.

"Dia ingin memberikan perhatian yang khusus kepada negara kita, ini yang patut kita syukuri," imbuh Jokowi. "Untuk yang lain-lain investasi apa nanti secara detail, akan kita bicarakan lagi, mungkin di Qatar atau mungkin di Bali bulan depan. Atau di Qatar juga nanti saat Piala Dunia karena saya diundang secara khusus," ungkapnya.

Kedatangan Infantino ke Jakarta merupakan lanjutan atas rencana besar transformasi sepak bola Indonesia terkait buntut tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang. Tragedi Kanjuruhan, ujarnya, menjadi salah satu yang peristiwa tergelap dalam sejarah sepak bola dunia.

"Ini adalah tragedi yang membuat kita semua terkejut. Hari itu adalah hari tergelap untuk sepak bola," ujarnya seraya menyampaikan belasungkawanya yang mendalam kepada keluarga para korban.

Tragedi Stadion Kanjuruhan

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved