Tragedi Arema vs Persebaya
Bos Persib Umuh Muchtar Sentil Barisan Sakit Hati PSSI: Punten! Kalian Bantulah, Bukan Teriak-teriak
Umuh sendiri sangat mendukung pengusutan tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur itu.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar menyentil adanya eks-anggota PSSI yang malah membuat keruh suasana persepak bolaan pasca-tragedi Kanjuruhan.
Umuh sendiri sangat mendukung pengusutan tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur itu.
Bukan hanya itu, jika pengusutan sudah tuntas, dia juga mendukung agar sisa-sisa pertandingan Liga 1 2022-2023 dilanjutkan.
Sebaliknya, dia mengaku kurang mendukung dengan wacana Kongres Luar Biasa atau KLB PSSI sebagaimana disarankan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan dan dikompori oleh orang-orang yang oleh umuh dianggap barisan sakit hati.
"Selesaikan dulu permasalahan ini, Bapak Presiden sudah sangat baik, sudah memperhatikan, tak mungkin sepak bola tidak ada,"
"Punten! Orang-orang yang sakit hati tidak terbawa lagi ke PSSI, bantulah kalian punya pengalaman, bukan diseret-seret,"
"Sekarang kalian tidak ada di situ (PSSI), kalian malah teriak-teriak yang lebih keras," kata Umuh kepada TribunJabar.id, Minggu (16/10/2022) di Sumedang.
Baca juga: Manajer Persib Bicara Soal KLB PSSI, Usut Tuntas Dulu Tragedi Kanjuruhan & Selesaikan Liga, Baru KLB
Umuh sendiri mempertanyakan mengapa harus ada KLB PSSI sebelum semua persoalan terkait Kanjuruhan selesai.
"KLB tidak bisa dilakukan tanpa persetujuan paling tidak 60 persen anggota PSSI,"
"Siapa anggota PSSI itu? Ya kita semua klub-klub sepak bola," katanya.(Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Umuh-Muchtar-16-Oktober.jpg)