Minggu, 12 April 2026

Atalia Sebut Nama Eril Saat Sidang, Sekoper Cinta Mengantarnya Raih Gelar Doktor

Atalia Praratya meraih gelar doktor. Dalam sidangnya ia menyebut nama sang anak, Eril, yang meninggal beberapa waktu lalu.

TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Atalia Praratya menjalani Sidang Promosi Doktor Ilmu Komunikasi di Bale Sawala, Universitas Padjadjaran, Kabupaten Sumedang, Senin (10/10/2022). Pada sidang tersebut Atalia mengenang Eril yang rencananya akan lulus bersama tahun ini. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya mengungkap sosok yang selama ini mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan sampai menempuh gelar doktor.

Ia adalah Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulungnya yang akrab disapa Eril, yang meninggal dunia di Sungai Aare, Swiss, beberapa bulan lalu.

Hal itu diungkapkannya di akhir Sidang Promosi Doktor Ilmu Komunikasi di Bale Sawala, Universitas Padjadjaran, Kabupaten Sumedang, Senin (10/10/2022).

Pada sidang itu, Atalia meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dengan predikat cum laude di Pascasarjana Universitas Padjadjaran.

Kondisi Atalia yang semula tenang dalam pemaparan penelitian bahkan menjawab penyanggahan, tiba-tiba berubah.

Suaranya tiba-tiba bergetar saat menyebut satu nama yang membuatnya melanjutkan kuliah sampai S3, yakni putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz.

"Eril ini adalah orang yang sering berseloroh, 'Kok, Mamah cuma S1 sih, Papa tuh S2. Kapan dong Mamah S2'," Atalia menirukan perkataan anaknya. 

"Eril lah yang mengajarkan kepada saya bagaimana menjawab Tes Potensi Akademik. Mengajarkan matematika logika yang sebenarnya 30 tahun tidak saya pelajari secara formal lagi. Itu adalah salah satu syarat program doktoral selain TOEFL. Meski saat itu dia berada di rumah sakit, saat itu sedang melakukan operasi untuk rahangnya, bahkan saat beberapa bulan lalu saat perjalanan kami ke Eropa di bulan Mei, di dalam pesawat dia masih membantu menjawab soal-soal TOEFL," kata Atalia Praratya sambil menahan tangis dengan tisu.

Sedianya, kata Atalia, ia dan Eril  berencana lulus kuliah bersama tahun ini.

Namun, Eril lebih dulu meninggal dunia dalam kecelakaan di Sungai Aare di Swiss.

"Mohon doakan almarhum, Alfatihah," pinta Atalia yang diikuti doa semua hadirin untuk Eril.

Sang suami, Ridwan Kamil dan keluarganya juga tidak bisa menahan haru dan sedih.

Ia menutup muka dan menyeka air mata dari matanya. Begitupun sejumlah hadirin yang ikut menyeka pipi dengan tisu dan tangan.

"Terima kasih ya, semoga Allah menyayangimu. Karena engkau menyayangi ibumu," kata Atalia untuk Eril.

Syukur

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved