Sabtu, 25 April 2026

Tragedi Arema vs Persebaya

Prosedur Pengamanan Pertandingan Sepak Bola, Eko Maung Nilai Perlu tapi Jangan Dibuat Rumit

Eko Noer Kristiyanto atau Eko Maung mendukung langkah Polda Jabar yang tengah menyusun draft SOP pengamanan pertandingan sepakbola.

(SURYA/PURWANTO)
Sejumlah suporter berdoa di depan pintu masuk tribun 12 Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan yang menelan banyak korban jiwa, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Sejumlah saksi mata mengatakan, pintu tribun ini menjadi saksi bisu banyaknya korban suporter Aremania yang meninggal dunia usai laga sepak bola Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. SURYA/PURWANTO 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengamat sepak bola, Eko Noer Kristiyanto atau Eko Maung mendukung langkah Polda Jabar yang tengah menyusun draft standar operasional prosedur (SOP) pengamanan pertandingan sepak bola.

Hanya saja, Eko menilai pasal yang disiapkan mencapai 106 itu terlalu banyak dan dikhawatirkan malah membuat rumit dan sulit dipahami.

"Perlu, cuma kalau sampai ratusan pasalnya tidak tahu ya, cuma intinya perlu aturan seperti itu. Pengalaman di kita itu kalau semakin banyak aturan, maka implementasinya malah semakin rumit," ujar Eko, saat dihubungi Senin (10/10/2022).

Menurutnya, selama ini pengamanan suporter itu banyak persepsi. Jika dibuatkan regulasinya, kata dia, diharapkan dapat menjadi panduan untuk semua pihak yang melakukan pengamanan.

"Karena untuk menangani supporter yang bentrok itu berbeda SOP-nya sama buat menangani pemain yang masuk ke lapang. Makanya perlu regulasi, tapi kalau sampai ratusan khawatir nanti semakin rumit malah semakin sulit dipelajari dan tidak efektif," katanya.

"Harus simpel, itu artinya agar mudah dipahami semua petugas seperti Polisi, TNI dan Steward (pengawas penonton) kan tingkat pemahamannya berbeda-beda," tambahnya.

Regulasi seperti ini, kata dia, idealnya dibuat untuk seluruh daerah agar memiliki panduan yang sama dalam menerapkan pengamanan.

Baca juga: Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan, Polisi Polresta Malang Kota Bersujud: Mohon Ampun Kami

"Iya harus sama, Nasional standarnya. Justru selama ini kan seperti gas air mata ada yang pakai dan tidak, justru harus sama se-Indonesia," ucapnya.

Aturan seperti ini, kata dia, harus segera dituntaskan dan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat serta petugas keamanan.

"Iya harus cepat-cepat kan sudah ingin kembali main bola, sedangkan yang diinginkan Presiden harus benar-benar siap," katanya.

Baca juga: Bikin Merinding, Pesan Mengharukan Almarhum Panglima Viking Persib Muncul di Acara Doa untuk Malang

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved