Banjir di Pangandaran
25 Keluarga di Kalipucang Pangandaran Terdampak Banjir, Tinggi Air Sampai 1 Meter Lebih
Ada 25 keluarga yang terdampak banjir di Pangandaran pada hari ini. Tinggi air sampai 1 meter.
Penulis: Padna | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di wilayah Dusun Empangsari, Desa/Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, terdampak banjir, Sabtu (8/10/2022).
Selain 25 KK, akibat banjir akses jalan dari Kalipucang menuju Pelabuhan Majingklak, Desa Pamotan, juga lumpuh total.
Pengurus RT 5/8, Dusun Empangsari, Desa Kalipucang, Bambang (45) mengatakan, ketika intensitas curah hujan tinggi, mulai jam 10 malam banjir sudah merendam jalan dan juga perkampungan.
"Banjir ada sekitar 1 meter lebih, sekarang paling turun sedikit. Makanya, warga di sini sementara tidak bisa beraktivitas," ujar Bambang kepada Tribunjabar.id di lokasi banjir, Sabtu (8/10/2022) pagi.
Selain air kiriman dari perbukitan, kata ia, banjir juga terjadi akibat meluapnya Sungai Citanduy.
"Akses jalan juga ditutup sementara, karena kondisi banjirnya cukup tinggi," katanya.
Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat mengatakan, banjir ini diakibatkan tingginya curah hujan mulai kemarin (7/10/2022) sampai tadi pagi (8/10/2022).
"Yang tentu, mengakibatkan banjir maupun longsor di beberapa titik di Kabupaten Pangandaran," ujarnya.
Banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Kalipucang akibat intensitas hujan sehingga debit air di Sungai Citanduy juga ikut meningkat.
"Dan ini, memang langganan banjir setiap tahunnya. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait dengan penanganan dan mencari solusi untuk penanganan banjir ini," kata Hidayat.
Baca juga: Tak hanya Banjir, Longsor dan Jalan Ambles Pun Hambat Arus Lalu Lintas di Pangandaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tutup-Jalan-Pelabuhan-Majingklak.jpg)