Perahu Nelayan Ujunggenteng Sukabumi Hancur Dihantam Gelombang, Ini Nasib Nelayan di Atasnya
Sebuah perahu nelayan hancur di tengah lautan dihantam gelombang. Perahu itu milik nelayan asal Ujunggenteng.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Perahu nelayan di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hancur menjadi beberapa bagian akibat dihantam gelombang di tengah laut Agrabinta, perbatasan antara Cianjur dan Sukabumi.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK mengatakan, peristiwa terjadi Jumat (7/10/2022) sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari tadi.
Saat ini, perahu masih terombang-ambing di tengah laut, sedangkan ABK atau nelayan yang ada di perahu sudah dievakuasi.
Dalam video yang dikirim Asep JK, terlihat perahu hancur.
"Kejadiannya tadi malam. Itu gambar siang tadi saat mau dievakuasi barusan pakai kapal bermesin diesel, kalau pakai yang biasa enggak kuat. Nelayan tadi malam juga sudah evakuasi," ujarnya via telepon, Jumat (7/10/2022).
Menurutnya, terdapat dua orang nelayan di perahu KM Kausar 13 yang dihantam gelombang tinggi itu.
Saat ini, para nelayan Ujunggenteng masih berusaha mengevakuasi perahu dan alat tangkap ikan yang turut dihantam gelombang.
Baca juga: Rumah Warga di Palabuhanratu Sukabumi Hancur Dihantam Banjir Bandang: Dapur Habis, Kamar Habis . . .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Perahu-Nelayan-Hancur-Sukabumi.jpg)