Tragedi Arema vs Persebaya

Koreo AREMA di Markas Persib Bandung Saat Doa Bersama Tragedi Kanjuruhan, Anjeun Moal Mapah Nyalira

Ada korea AREMA di Stadion GBLA ketika ribuan petugas menggelar doa bersama tragedi Stadion Kanjuruhan.

Penulis: Cipta Permana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Cipta Permana
Tulisan Arema di GBLA saat doa bersama tragedi Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hening dan dinginnya suasana selepas hujan yang mengguyur di Stadion GBLA, Kota Bandung, mewarnai kegiatan doa bersama yang dilakukan 3.300 personel gabungan yang sedianya akan mengamankan pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (2/10/2022) sore.

Melalui pengeras suara, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol, Ibrahim Tompo meminta ratusan personel pengamanan yang terdiri unsur TNI dan Polri, berbaris di atas hijaunya rumput stadion berkapasitas 38 ribu penonton tersebut.

Mereka membentuk barisan konfigurasi lima huruf kapital yang bila dilihat dari ketinggian akan terlihat menjadi rangkaian bertuliskan AREMA.

Sedangkan ratusan personel keamanan lainnya diminta untuk berjajar rapi mengelilingi luar lapangan.

Selain itu, tampak belasan pesepak bola muda berkostum hitam-hitam berdiri di depan barisan konfigurasi sambil memegangi spanduk biru berlogo BRI Liga 1 tahun 2022/2023.

Sedangkan pesepak bola muda lainnya memegangi spanduk lain yang bertuliskan Doa Bersama Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang dibuat oleh Polrestabes Bandung.

Persiapan selesai dilakukan, para perwakilan Forkopimda, PMI, Diskar PB Kota Bandung, serta panitia pelaksana (Panpel) dan perwakilan tim Persib berjajar di luar lapangan.

Tampak sisa hujan yang membasahi tanah dan rumput stadion, seolah bercahaya karena terpapar sinaran matahari, saat kalimat basmallah yang dilanjutkan dengan lantunan ayat dari surat Al-fatihah dibacakan untuk memulai kegiatan doa bersama.

Baca juga: Bobotoh Ikhlas Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta Ditunda Imbas Tragedi Arema Vs Persebaya

Kegiatan pun diakhiri dengan doa dan penyampaian harapan bersama, agar musibah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang kemarin malam, menjadi yang terakhir dalam penyelenggaraan sepak bola Indonesia.

Sekaligus pembelajaran bagi semua pihak, agar insiden serupa tidak pernah terjadi di masa yang akan datang.

Selain koreo Arema, ada juga sejumlah spanduk yang sudah dipasang oleh bobotoh untuk laga Persib Bandung vs Persija dan belum dicopot.

Di antaranya spanduk Anjeun Moal Mapah Nyalira. Isi spanduk itu sangat relevan dengan dukungan untuk Arema dan Aremania yang sedang berduka.

Plt Wakapolrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiono mengatakan, kegiatan doa bersama dan pembentukan konfigurasi, diikuti oleh sekitar 3.300 personel dari berbagai unsur, yang tergabung dalam perangkat penyelenggara pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved