Kerusuhan Sepakbola Kembali Telan Korban Jiwa, Dedi Mulyadi Minta Stakeholder Segera Cari Solusi

Tragedi berdarah di lapangan hijau kembali terjadi. Tak main-main, kali ini jumlah korban meninggal dunia mencapai ratusan orang

Editor: Ichsan
dok.dedi mulyadi
Kerusuhan Sepakbola Kembali Telan Korban Jiwa, Kang Dedi Mulyadi Minta Stakeholder Segera Cari Solusi 

TRIBUNJABAR.ID -  Tragedi berdarah di lapangan hijau kembali terjadi. Tak main-main, kali ini jumlah korban meninggal dunia mencapai ratusan orang dan puluhan lainnya kritis.

Laga derby Jawa Timur antara Arema Malang versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan itu berakhir ricuh. Suporter tuan rumah ‘ngamuk’ lantaran tim kesayangan mereka harus menelan kekalahan dengan skor 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Tragedi yang terjadi  setelah pertandingan pada Sabtu 1 Oktober 2020 malam kemarin itu berakhir ricuh. Hingga Minggu 2 Oktober 2020 pagi dikabarkan ada 130 orang tewas dan puluhan orang lainnya masih kritis.

Terkait hal tersebut Anggota DPR RI Dedi Mulyadi pun turut berduka. Baginya pertandingan sepakbola seharusnya dipenuhi aura sportivitas.

“Tidak ada sepakbola yang lebih berharga dari sebuah nyawa,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Baca juga: RESMI, Laga Persib Bandung Versus Persija Jakarta DITUNDA, Imbas Tragedi Kanjuruhan

Menurut Kang Dedi Mulyadi kejadian kericuhan imbas dari sebuah pertandingan sepakbola terus terjadi. Sehingga hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar tak terulang kembali di masa yang akan datang.

Kang Dedi berharap semua elemen yang terlibat dalam dunia sepakbola Indonesia duduk bareng untuk mencari solusi terbaik yang dapat mengubah citra pertandingan agar lebih baik.

“Kali kesekian peristiwa yang sama terjadi lagi. Stakeholder sepakbola Indonesia harus mencari solusi terbaik agar tidak ada lagi korban di masa depan,” kata Kang Dedi Mulyadi.

Baca juga: UPDATE Korban Meninggal di Tragedi Kanjuruhan Setelah Laga Arema Versus Persebaya, Tak Lagi 127

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved