Pascakenaikan BBM, Ekonomi di Jawa Barat Masih Tumbuh Positif
Setelah kenaikan harga BBM, pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat masih tumbuh positif.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sampai dengan Triwulan III 2022 masih tumbuh positif, di tengah kenaikan harga BBM pada awal September 2022.
Plt Kepala Kantor Wilayah DJPb Jabar, Arif Wibawa mengatakan, kinerja APBN Regional Jawa Barat Agustus 2022 mengalami surplus, ditopang kinerja berbagai sektor salah satunya dari sisi pendapatan.
"Kinerja pendapatan terus tumbuh dengan baik sebesar 41,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Pemulihan ekonomi akan terus berlangsung di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi berbagai tekanan dan ketidakpastian," ujar Arif Wibawa, saat ditemui di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (29/9/2022).
Adapun realisasi pendapatan Negara di Jawa Barat hingga akhir Agustus 2022, kata dia, tercatat sebesar Rp 95,63 triliun atau 73,87 persen dari target APBN tahun 2022.
Capaian tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 27,86 triliun dari periode yang sama tahun lalu, melanjutkan tren kinerja positif yang terjadi pada Juli 2022.
Komponen Pendapatan Negara terbesar bersumber dari penerimaan perpajakan.
Pendapatan sektor perpajakan sampai dengan Agustus 2022, tercatat sebesar Rp 92,06 triliun atau 73,59 persen dari target APBN.
Sedangkan dari sektor penerimaan negara bukan pajak, realisasi pendapatannya mencapai Rp 3,58 triliun atau 81,78 persen dari target 2022.
Sementara realisasi Belanja Negara di Jawa Barat hingga akhir Agustus 2022, tercatat sebesar Rp 69,05 triliun atau 61,93 persen dari target APBN lebih baik dari tahun 2021 yang mencapai 60,07 persen.
Realisasi Belanja Negara tersebut meliputi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp24,88 triliun atau 55,39 persen dari target APBN 2022 dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 44,17 triliun atau 66,34 persen dari target.
"Kinerja penyerapan belanja di daerah Jawa Barat masih harus terus didorong percepatannya agar pemulihan ekonomi dan target pembangunan di tahun 2022 bisa tercapai dengan baik," katanya.
Baca juga: Pemerintah Kota Banjar Raih Penghargaan WTP Ke-13 Dari Kementerian Keuangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Plt-Kepala-Kantor-Wilayah-DJPb-Jabar-Arif-Wibawa.jpg)