Persib Bandung
The Jakmania Bakal Sulit Nyusup Nonton Persib Bandung vs Persija Jakarta, Kawasan GBLA Dijaga Ketat
Jadwal pertandingan lanjutan Liga 1 2022/2023 Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (2/10) berubah.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNJABAR.ID - Jadwal pertandingan lanjutan Liga 1 2022/2023 Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (2/10) mengalami perubahan.
Semula kick off Persib Bandung vs Persija Jakarta pada pukul 20:00 WIB, berdasarkan kesepakatan antara Polda Jabar dan panitia penyelenggara (panpel) Persib, kick off dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, faktor keamanan menjadi pertimbangan dalam menentukan waktu pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta.
"Kalau sore hari, selain penonton mudah terpantau juga pada saat kembali (selesai pertandingan) juga biasanya cepat untuk bubar," ujar Ibrahim Tompo, Selasa (27/9). "Ini sangat menjadi pertimbangan," ujarnya.
Baca juga: Manu Sebut Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Classico Terbesar di Asia, Ini Alasannya
Berbeda dengan laga-laga lainnya, penerapan pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta juga diperketat.
Polisi, ujar Ibrahim Tompo, masih tetap akan menerapkan pola empat ring. Namun, personel yang dilibatkan bakal lebih selektif dalam melakukan penyekatan demi mencegah adanya pendukung Persija yang datang ke stadion.
Dalam penerapannya nanti, terang Kabid Humas, ring empat akan dimulai dari beberapa titik jalan raya menuju Stadion GBLA. Pada ring ini, penonton yang tidak memiliki tiket bakal langsung diminta memutar arah meninggalkan area stadion.
Begitu pula di ring tiga dan dua yang berada di area jalan masuk ke kawasan Stadion GBLA dan di kawasan sekitar GBLA atau luar Stadion.
Di ring satu, para petugas akan kembali melakukan pemeriksaan, termasu jika ada The Jakmania, sebutan suporter Persija. "Jika terindikasi ini penonton Persija, otomatis akan dikembalikan lagi," ujarnya.
Selain memeriksa identitasnya, di ring satu para petugas juga akan memeriksa barang bawaan para penonton, satu per satu dengan teliti.
Barang-barang terlarang seperti senjata tajam, kembang api atau flare, dan korek atau pemantik api akan disita.
"Flare atau alat yang bisa berbahaya untuk orang lain ini sebaiknya dihindari untuk dibawa, nanti di ring-ring pengamanan atau pada saat kita menyeleksi yang masuk, ini juga otomatis kita akan razia, supaya tidak membawa seperti senjata tajam dan flare," ujar Ibrahim tompo.
Untuk mengamankan laga nanti, Polda Jabar akan mengerahkan ribuan personelnya. "Kami pergunakan pola berlapis. Kami akan seleksi penonton yang masuk betul-betul memiliki tiket," ujar Ibrahim Tompo, di Mapolda Jabar, Senin (26/9).
Ludes
Sejak dibuka, Senin siang lalu, penjualan tiket gelombang pertama laga kandang Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion GBLA langsung diserbu bobotoh. Sebanyak 15 ribu tiket yang dijual pada gelombang pertama ludes terjual hanya dalam 24 jam.
Gelombang pertama dialokasikan khusus untuk para bobotoh yang pernah melakukan pembelian tiket pada pertandingan kandang Persib sebelumnya di musim ini. Jumlahnya hampir 60 persen dari total 26 ribu tiket yang dijual panitia pelaksana untuk laga klasik, 2 Oktober nanti.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, mengatakan bagi bobotoh yang belum mendapatkan tiket pada gelombang pertama, masih memiliki kesempatan mendapatkan tiket gelombang kedua. Gelombang kedua ini, ujarnya, akan segera dibuka.
"Ikuti terus informasi resmi dari Persib untuk penjualan tiket gelombang kedua. Seluruh bobotoh dapat segera mengakses kanal pembelian tiket resmi melalui Persib.co.id dan PersibApps," ujarnya.
Adhi mengatakan, secara keseluruhan panitia menyiapkan 26 ribu tiket untuk para bobotoh. Ini berarti masih ada 11 ribu tiket yang tersisa.
Adhi menambahkan, khusus untuk penjualan tiket bagi komunitas, Persib Bandung memberikan kemudahan bagi para komunitas suporter untuk mengirimkan data para anggotanya yang sudah memiliki akun terverifikasi dan sudah booster.
"Khusus untuk komunitas, kami (Persib) sudah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para penanggung jawab masing-masing kelompok komunitas. Bahwa setiap komunitas dipersilakan untuk bisa membeli tiket pertandingan dengan cara mengirimkan data para anggota sehari sebelum dibukanya penjualan. Tentunya dengan mengikuti aturan yang berlaku," ujar Adhi.
Sebelumnya Adhi mengatakan, khusus untuk laga ini lokasi penukaran e-ticket juga ditambah untuk semakin memudahkan para bobotoh. Di Kota Bandung, e-ticket bisa ditukar di Kodim Distrik Militer (KODIM) 0618, Jalan Bangka No 2; Pussenif PPI, Jalan Cisokan No 2; dan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD), Jalan Gatot Soebroto No 97. E-ticket bisa ditukar di Yonzipur 3/YW, Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dan di Pusdikpom Cimahi, Jalan Baros, Kota Cimahi.
"Untuk mekanisme penukaran e-ticket menjadi tiket fisik berbentuk gelang penanda di lokasi - lokasi tersebut, sama seperti mekanisme penukaran e-ticket sebelumnya, yaitu, menunjukkan bukti pembelian e-ticket, membawa identitas diri asli (KTP/Paspor/SIM), dan pengambilannya tidak dapat diwakilkan," katanya. (cipta permana)