Ketika Napi Lapas Majalengka Berlomba-lomba Belajar Membaca Alquran, Ingin Jadi Pribadi Lebih Baik

Seratus narapidana di Lapas Majalengka berlomba-lomba belajar membaca Alquran.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Para napi di Lapas Kelas II B Majalengka saat ikut belajar membaca Alquran, Rabu (28/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Walaupun berada di balik jeruji besi, narapidana di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas II B Majalengka terus mengasah ilmu keagamaan dalam hal belajar membaca Alquran.

Para napi yang berjumlah 100 orang itu dikumpulkan di Masjid Al-Awabin dan Aula Lapas Majalengka.

Mereka dibagi menjadi empat kelompok, di mana masing-masing kelompok berjumlah 25 orang.

Masing-masing kelompok diajarkan membaca Alquran yang dilaksanakan dengan metode Tahrir yang mana menjadikan napi dapat membaca Alquran dengan baik dan cepat dalam waktu 1 hari.

Kepala Lapas Majalengka, Suparman mengatakan, kegiatan pembelajaran membaca Alquran ini digelar dalam program Indonesia Bisa Baca Quran atau IBBQ.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pembinaan kepribadian sesuai dengan Pasal 3 PP nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan.

"Serta menindaklanjuti Perjanjian Kerjasama Lapas Kelas II B Majalengka bersama Yayasan Cinta Quran Foundation melalui Program Indonesia Bisa Baca Quran Bogor Nomor 057/CQF/IBBQ/MOU tanggal 20 September 2021 lalu," ujar Suparman kepada Tribun, Rabu (28/9/2022).

Disampaikan dia, kegiatan digelar selama dua hari, yakni 27-28 September 2022.

Tujuannya, selain bekal agama, para napi juga diberikan pemahaman terkait ilmu-ilmu tajwid dalam membaca Alquran.

Adapun, kegiatan tersebut juga selama tiga tahun terakhir dilaksanakan secara daring, baru tahun ini bisa terlaksana secara langsung setelah keluar edaran kunjungan dan pembinaan tatap muka terbatas.

"Ini juga untuk mengurangi niat jahat dan membekali narapidana," ucapnya.

Suparman menyampaikan, untuk guru pengajarnya sendiri, kali ini dipimpin langsung oleh Ustaz Abdulrahman Ramli.

Selain itu, bagi mereka yang sudah bisa membaca ayat suci Alquran serta iqra bisa mengajari temannya yang belum pandai membaca Alquran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved