Dudi Tewas di Plafon Rumah Tetangga di Tasikmalaya, Ternyata Kesetrum Saat Memperbaiki Listrik
Korban bernama Dudi Ahmad Hudaya (52) ditemukan tak bernyawa tergeletak di atas plafon rumah seorang ibu rumah tangga di Jalan Abiyasa Tasikmalaya
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang warga perumahan Bumi Resik Panglayungan (BRP) Kota Tasikmalaya tewas kesetrum saat memperbaiki jaringan listrik rumah tetangganya, Rabu (28/9/2022).
Korban bernama Dudi Ahmad Hudaya (52) ditemukan sudah tak bernyawa tergeletak di atas plafon lantai dua rumah seorang ibu rumah tangga di Jalan Abiyasa, Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Kapolsek Indihiang, AKP Iwan, mengungkapkan, korban sekitar pukul 08.00 memperbaiki jaringan listrik rumah di Jalan Abiyasa.
"Korban memang dikenal suka membantu tetangga memperbaiki apa pun termasuk soal perlistrikan," ujarnya.
Menurut Iwan, pemilik rumah yang juga tetangga korban meminta bantuan memperbaiki jaringan listrik karena nyala lampu kerap berkedip-kedip.
Baca juga: CERITA Pilu Suami Istri Serta Bayi dan Babysitter Tewas Kesetrum Listrik di Kamar Mandi
Korban pun kemudian naik ke atap lantai dua untuk mengecek jaringan.
Saat itulah korban tersengat listrik dan terdengar suara mengagetkan.
"Pemilik rumah memanggil-manggil nama korban tapi tak dijawab. Khawatir terjadi hal buruk, ia meminta bantuan tetangga lain untuk mengecek," kata Iwan.
Saat dilihat ke atas ternyata korban sudah tergeletak tak bergerak dan saat diperiksa sudah tak bernyawa lagi.
Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Indihiang.
"Proses evakuasi korban melibatkan petugas Damkar dan BPBD Kota Tasikmalaya karena korban berada di lokasi yang sulit," ujar Iwan.
Petugas Damkar terpaksa mengikat tubuh korban serta sebagian plafon dijebol untuk memudahkan evakuasi.
Jasad korban akhirnya berhasil diturunkan dan dimasukkan ke dalam kantung jenazah.
Selanjutnya dibawa ke RSU dr Soekardjo untuk divisum.
Baca juga: Malangnya Nasib Pria di Depok Ini, Meninggal setelah Akan Tolong Balita yang Kesetrum
"Kejadian seperti ini mudah-mudahan tak terulang. Warga harus berhati-hati saat memperbaiki jaringan listrik, karena maut mengancam," kata Iwan. (*)