Calon Jemaah Umrah di Subang Khawatir Gagal Berangkat Gara-gara Vaksin Meningitis Sulit Didapat

Vaksin meningitis sedang kosong di Subang. Kondisi tersebut membuat calon jemaah umrah merasa khawatir.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Suasana Klinik Utama Intibios Bandung, Jalan Merdeka, Rabu (28/9/2022). Tribun Jabar menelusuri keberadaan vaksin meningitis ke beberapa klinik kesehatan di Kota Bandung, namun semuanya menyatakan kosong dan diperkirakan tersedia bulan depan. 

TRIBUNJABAR.IR, SUBANG - Para calon jemaah umrah di Subang sedang khawatir.

Kekhawatiran itu bersumber dari kosongnya stok vaksin meningitis di Subang, bahkan di Kota Bandung juga kosong.

Hal itu diungkapkan satu di antara calon jemaah umrah, Abdulah Miskub.

"Khawatir juga sih, soalnya saya dan istri akan berangkat umrah pada 18 Oktober, tapi sudah nyari vaksin meningitis di Subang pada kosong," ucapnya, Rabu (28/9/2022).

Abdulah berharap sudah divaksin 14 hari sebelum jadwal berangkat.

"Mudah-mudahan awal Oktober stok vaksin meningitis di sudah kembali normal agar kami para calon jemaah umrah bisa berangkat ke Tanah Suci sesuai jadwal," ujarnya.

Kekosongan vaksin meningitis dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr Maxi.

Di Subang hanya ada dua lokasi vaksinasi meningitis, yakni Klinik Kimia Farma dan RS Pamanukan Medical Center (PMC).

"Sudah kita cek di dua tempat yang mendapatkan izin memberikan vaksinasi meningitis, saat ini stoknya kosong," ujar Maxi saat ditemui Tribunjabar.id di ruang kerjanya, Rabu.

Menurutnya, kosongnya stok vaksin meningitis tak hanya terjadi di Subang, namun di beberapa daerah lain juga bernasib sama.

"Bahkan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung (KKP) Jawa Barat juga kosong," katanya.

Maxi meminta kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan ke luar negeri, khususnya calon jemaah umrah, agar bersabar.

Dia mengatakan, pemerintah segera menyuplai vaksin melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Insyaallah pada awal Oktober 2022 nanti, stok vaksin meningitis sudah bisa kembali normal," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved