Peristiwa G30S PKI

VIDEO - Monumen Kresek, Saksi Sejarah Sadisnya PKI di Madiun

Aksi pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun tahun 1948 menyisakan kisah pilu bagi bangsa Indonesia.

TRIBUNJABAR VIDEO - Aksi pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun tahun 1948 menyisakan kisah pilu bagi bangsa Indonesia.

Untuk mengenang peristiwa berdarah tersebut, sebuah monumen didirikan di lokasi yang kabarnya merupakan tempat mengubur sejumlah korban pembantaian PKI.

Monumen yang diresmikan pada 10 Juni 1991 itu terletak di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Baca juga: FAKTA TERBARU G30S/PKI, Dokumen Rahasia Keterlibatan Inggris dan Hasutan pada Komandan Senior TNI AD

Baca juga: Saksi Mata Lihat saat Para Jenderal Korban G30S/PKI Dimasukkan Sumur Lubang Buaya, Ini Penuturannya

Brigjen Mustafa Sjarief Soepardjo menjadi satu dari sejumlah tokoh yang ditangkap karena terlibat peristiwa G30S/PKI tahun 1965.

Brigjen Soepardjo merupakan gembong PKI yang terakhir ditangkap usai buron pasca-peristiwa G30S/PKI.

Hampir dua tahun menjadi buronan, Soepardjo akhirnya ditangkap pada 12 Januari 1967 di tempat persembunyianya di kawasan Halim Pedana Kusuma.

Baca juga: Cerita Saksi Kelam G30S/PKI, Syakrim Melihat Jenazah Para Jenderal Dimasukkan ke Dalam Sumur

Setelah tertangkap, Soepardjo pun diadili di Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilhub) dan divonis hukuman mati.

Soeparjo akhirnya harus menemui ajalnya pada 18 Maret 1967 du tangan regu tembak.

Tak hanya mewariskan sepatu, Soepardjo juga meninggalkan penderitaan untuk keluarganya karena ia terlibat dengan PKI. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved