Rabu, 8 April 2026

Alhamdulillah, Warga Ini Senang Dapat Rp 1,3 Juta dari Program Padat Karya Kota Bandung

Sebanyak 40 orang warga Astanaanyar semingrah mendapat upah Rp 1,3 juta selama sepuluh hari dari program Padat Karya Disnaker Kota Bandung. 

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/TIAH SM
Sebanyak 40 orang warga Astanaanyar semingrah mendapat upah Rp 1,3 juta selama sepuluh hari dari program Padat Karya Disnaker Kota Bandung, Selasa (27/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 40 orang warga Astanaanyar, Kota Bandung, semingrah mendapat upah sehari Rp 133 ribu selama sepuluh hari. 

"Alhamdullilah dapat penghasilan selama sepuluh hari Rp 1,3 juta,  sangat senang bisa beli beras karena saya belum mendapat apa-apa," ujar Asep saat beberesih di Jalan Panjunan, Selasa (27/9/2022).

Asep berharap pekerjaan program padat karya digelar tidak hanya sepuluh hari tapi selamanya untuk menghidupi anak istri. 

Program Padat Karya digelar Disnaker Kota Bandung, kali ini di Kecamatan Astanaanyar merupakan kecamatan ke 13 dari 30 kecamatan yang ada.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, Dicky Wishnumulya Ristandi mengatakan, program ini merupakan upaya Pemkot Bandung dalam mengurangi dampak kenaikan harga BBM.

"Warga yang mendapat program padat karya orang pilihan yang benar benar tidak mampu  dan belum mendapat bantuan apa pun, atau korban PHK  gara-gara kenaikan harga BBM, " ujar Dicky saat melepas warga untuk bersih-bersih lingkungan. 

Baca juga: Disnaker Bandung Siapkan Rp 2,1 M untuk Padat Karya, Peserta Dapat Honor dan Bisa Daftar ke Sini

Dicky berpesan kepada warga yang mendapat pekerjaan, agar bekerja dengan ikhlas dan mudah- mudahan diberi kesehatan agar tuntas 10 hari.

Dicky berharap,  program padat karya ada kelanjutan nya sehingga warga yang berdampak kenaikan BBM.

Dicky mengatakan, program padat, dilaksanakan di 30 kecematan, pemilihan orang dilakukan oleh lurah masing-masing.

"Sasaran program padat karya Disnaker yaitu beberesih lingkungan, seperti bersihkan drainase mepet, sungai dangkal dan lahan terlantar," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Astanaanyar Dayat meminta kepada warga yang terpilih di padat karya agar bekerja sesuai target.

"Beberesih lingkungan  jangan hanya karena diawasi atau diberi upah tapi harus berkesinambungan karena bersih sebagian dari iman," ujar Dayat.

Menurut Dayat, warga Astanaanyar yang berdampak kenaikan BBM cukup banyak, jumlah nya mencapai ribuan tetapi yang dapat hanya 40 orang sehingga seleksi cukup berat. 

Baca juga: Pemkot Bandung Kucurkan Rp 9,2 Miliar Untuk Bantuan Usaha Pedagang, Pasar Murah dan Padat Karya

Ia berharap, program padat karya ini terus berlanjut karena dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat dan jumlahnya diperbanyak. 

Permintaan ditambah jumlah peserta padat karya disampaikan lurah Panjunan Iya Sunarya karena cukup banyak warganya yang butuh pekerjaan. 

"Warga kami hanya enam orang yang masuk program padat karya, selama 10 hari kami akan bersihkan lingkungan khusus nya drainase yang mepet biar pas hujan tidak banjir, " ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved