13 Orang Tua Murid di Pangandaran Mengeluh, Uang Tabungan Rp 119 Juta Belum Dikembalikan Oknum Guru

Tiga kali mangkir dari perjanjian, sejumlah orang tua murid SDN 3 Kedungwuluh Pangandaran mengeluh uang tabungan belum dikembalikan, total Rp 119 juta

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
Tiga kali mangkir dari perjanjian, sejumlah orang tua murid mendatangi SDN 3 Kedungwuluh Padaherang, Pangandaran, Selasa (27/9/2022). Mereka mengeluh uang tabungannya belum dikembalikan, total sebesar Rp 119 juta. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN -

Tiga kali mangkir dari perjanjian, sejumlah orang tua murid di Pangandaran mengeluh uang tabungannya belum dikembalikan.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di SDN 3 Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Sejak murid kelas 6 keluar dari sekolah dasar tersebut, uang tabungan milik orang tuanya belum juga dikembalikan oleh salah satu guru berinisial E yang sebelumnya mengajar dan menjadi bendahara tabungan di SDN 3 Kedungwuluh.

Satu orang tua murid, Lina (44) menyampaikan, sejak anaknya keluar sekolah SD sampai sekarang sudah kelas 1 SMP uang tabungannya belum juga dikembalikan.

Dia (E) sudah tiga kali membuat perjanjian akan membayar. Tapi, sampai tanggal 25 September 2022 kemarin belum ada.

"Total keseluruhan Rp 119 juta, kalau tabungan punya saya Rp 30 juta lebih tapi baru dikembalikan Rp 15 juta," ujar Lina kepada sejumlah wartawan saat berkumpul di halaman SDN 3 Kedungwuluh, Selasa (27/9/2022) siang.

Padahal, kata Ia, sudah membuat perjanjian tapi sampai perjanjian ketiga yang jatuh pada tanggal 25 September belum juga ditepati.

Baca juga: Mantan Guru di Sumedang Diduga Gelapkan Uang Tabungan Siswa, Nilainya Fantastis, Capai Ratusan Juta

"Makanya, tadi pagi saya dan orang tua murid lainnya pergi ke Polsek Padaherang mau laporan tapi katanya harus sama Komite Sekolah. Mungkin, jadinya besok," katanya.

Saat ini, Ia hanya bisa berharap uang tabungan Ia dan orang tua murid lainya bisa segera dikembalikan.

"Harapan sih seperti itu, tapi katanya sudah punya uang Rp 30 juta juga sampai hari ini tidak ada," ucap Lina.

Ketua komite SDN 3 Kedungwuluh, Aji Suryana mengatakan, soal uang tabungan yang belum dikembalikan, E, sekolah dan komite sudah membuat berita acara perjanjian sampai 3 kali.

"Dan ini, di tanggal 25 September yang terakhir. Karena, tanggal 25 September hari Minggu, saya cancel lagi di hari Senin," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved