Termasuk Persib Bandung, Ini Tujuh Pelatih Asing yang Terjegal Kerasnya Liga 1 2022, Terbaru Milo

Pelatih asing tim Liga 1 2022-2023 bertumbangan. Sudah ada tujuh pelatih yang tersandung kerasnya pertarungan.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Deanza F
Robert Alberts menjadi korban pertama kerasnya Liga 1 2022-2023. Dia harus meninggalkan Persib Bandung setelah mendapat desakan dari bobotoh. Kini, sudah ada tujuh pelatih asing yang kehilangan posisinya. 

Dia menyatakan mundur setelah Persis merasakan kemenangan pertama.

Keempat, Sergio Aparecido Alexandre (PSIS Semarang). Dia mundur pada 24 Agustus 2022.

Meski baru dua bulan menukangi Laskar Mahesa Jenar, desakan mundur pun harus diterima pelatih asal Brasil ini pun dianggap gagal menampilkan performa terbaik dalam enam laga pertama Liga 1 musim ini.

Baca juga: Bek Persib Bandung Bertekad Bawa Timnas Indonesia Menang Lagi Lawan Curacao di Bogor

PSIS Semarang asuhan Sergio Alexandre menelan tiga kekalahan, dua kali kemenangan, dan sekali imbang.

Pelatih kelima yang terdepak adalah Dejan Antonic (Barito Putera). Mantan pelatih Persib Bandung itu melepaskan jabatan pada 25 Agustus 2022.

Pelatih asal Serbia itu mendapat desakan mundur setelah hanya mampu mengumpulkan tiga poin hingga pekan kelima,

Tim berjuluk Laskar Antasari berada di dasar klasemen saat dia tinggalkan.

Keenam, Eduardo Almeida (Arema FC) pada 29 Agustus 2022.

Sama seperti yang dialami yang lainnya, pelatih asal Portugal itu pun mendapat desakan mundur dari para Aremania setelah hasil yang tak mendatangkan senyum.

Posisinya kini ditempati Javier Roca.

Baca juga: Persib Bandung vs Persija Jakarta, Ada Wacana The Jakmania Hadir di GBLA dalam Jumlah Terbatas

Milomir Seslija (Borneo Samarinda FC) menjadi pelatih terkini yang harus pergi.

Dia diumumkan tak lagi menangani tim pada Minggu (25/9/2022).

Milomir Seslija, tiba-tiba diberhentikan dari status pelatih Borneo FC.
Milomir Seslija, tiba-tiba diberhentikan dari status pelatih Borneo FC. (Instagram @borneofc.id/TribunKaltara.com)

Berbeda dengan alasan mundurnya pelatih lainnya, kasus Milo justru mengejutkan para fan Pesut Etam, yakni Pusamania.

Sebab di bawah racikan Milo, Borneo Samarinda FC mampu bersaing di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 musim ini, dengan menempati peringkat kelima.
 
Termasuk mengantarkan Borneo Samarinda FC melaju ke babak final turnamen pramusim bertajuk Piala Presiden tahun 2022.

Deretan korban yang sudah berjatuhan, tentu menandakan betapa kerasnya Liga 1 2022-2023, khususnya tuntutan prestasi dari pendukung tim. (*) 

Dengan mundurnya Milomir Seslija, menunjukkan kerasnya Liga 1 musim ini, terbukti sudah tujuh pelatih terdepak, padahal Liga 1 baru bergulir selama sepuluh pekan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved