Empat Minimarket di Bandung Barat Terancam Ditutup, Satpol PP Beri Waktu Dua Minggu

Operasional empat minimarket di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terancam ditutup.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Dok. Satpol PP KBB
Petugas Satpol PP KBB menemelkan stiker yang menandakan minimarket di Kecamatan Cihampelas itu melanggar aturan dan diawasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Operasional empat minimarket di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terancam ditutup.

Empat minimarket tersebut terbukti belum mengantongi kelengkapan izin dan melanggar jam operasional

Saat ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KBB telah memberikan peringatan bagi pengelola empat minimarket tersebut dengan cara menempelkan stiker tanda dalam pengawasan aparat penegak perda di setiap minimarket yang melanggar aturan tersebut.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP KBB, Poniman, mengatakan, langkah tersebut merupakan peringatan.

Jika tidak punya niat baik untuk mematuhi aturan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas.

"Pelanggaran empat minimarket ini berbeda-beda. Ada yang tidak memiliki izin usaha, nihil IMB, tak menempuh perizinan reklame, dan melanggar jam operasional yang telah ditetapkan disperindag," ujar Poniman saat dihubungi, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Diundang Launching TribunPriangan.com, Hengky Kurniawan Siap Pamerkan Keunggulan Bandung Barat

Menurutnya, perbuatan itu jelas melanggar perda serta Surat Edaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nomor 510/1170/Disperindag tentang Pembatasan Jam Operasional Pusat Perbelanjaan.

"Setelah mereka diberikan ultimatum dan penempelan stiker, kami bakal mengawasi kegiatan empat minimarket ini," kata Poniman.

Dia mengatakan, jika dalam dua pekan mereka tidak punya iktikad baik untuk melengkapi perizinan serta mematuhi jam operasional, pihaknya tak akan segan untuk menghentikan sementara operasional minimarket.

Poniman mengatakan, upaya penertiban minimarket di Bandung Barat bakal terus dilakukan agar pengelola tidak sampai melanggar aturan, melanggar perda, dan tetap mematuhi surat edaran Disperindag Bandung Barat.

Baca juga: Kopi Gununghalu Bandung Barat Senilai Rp 1,5 M Diekspor Secara Mandiri oleh Petani ke Tiga Benua

Setelah Kecamatan Cihampelas, kata dia, Satpol PP KBB bakal melakukan pengawasan di kecamatan lainnya agar setiap kegiatan usaha di Bandung Barat tunduk terhadap aturan yang berlaku. 

"Kita lakukan langkah-langkah sesuai aturan. Surat peringatan dulu dan pengecekan. Apabila tetap ngeyel, kita bakal tindak supaya ada efek jera," ujar Poniman. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved