Tembakan Gas Air Mata, Polisi Bubarkan Pendemo di DPRD Jabar Setelah Mahasiswa Coba Dobrak Pagar

Polisi menembakan gas air mata dan water canon saat membubarkan pendemo di depan gedung DPRD Jabar, Kamis (22/9) setelah mahasiswa coba dobrak pagar

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURRAHMAN
Polisi menembakan gas air mata dan watercanon saat membubarkan pendemo di depan gedung DPRD Jabar, Kamis (22/9) setelah mahasiswa mencoba buka kawat berduri dan mendobrak pagar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi menembakan gas air mata dan water canon saat membubarkan massa yang berdemo di depan gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (22/9/2022).

Menurut pantauan, massa aksi sempat ricuh dengan polisi saat menyampaikan aspirasinya.

Sejumlah mahasiswa mencoba merusak kawat berduri yang melingkari pagar Gedung DPRD Jabar.

Sejumlah massa berpakaian hitam-hitam itu kemudian mencoba mendobrak dan memanjat pagar Gedung DPRD Jabar.

Beberapa massa pun melempar gedung DPRD dengan tanaman hias, batu, hingga flare.

Polisi beberapa kali meminta masa untuk tidak bertindak anarkis.

Baca juga: Prihatin Maraknya Pungutan di Sekolah, Aliansi Masyarakat Datangi DPRD Jabar, Komite Sekolah Disebut

Namun, imbauan tersebut tak dihiraukan massa aksi.

Polisi pun akhirnya menembak watercanon, disusul penembakan gas air mata untuk membubarkan massa aksi.

Unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dari sejumlah kampus yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung (PRMB) ini masih dalam rangka menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved