Komisi II DPR RI Minta KPU RI Perkuat Pengamanan Database Pemilih, Jangan Sampai Kena Retas
Saan Mustopa meminta KPU RI menjaga database pemilih agar tidak diretas.
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi
TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk memperkuat pengamanan database pemilih sehingga data mengenai pemilih tidak bocor.
"Sudah kami ingatkan masalah ini kepada KPU. Dan kami memang terus mengingatkan," kata Saan kepada wartawan belum lama ini.
Anggaran penguatan keamanan database KPU RI tersebut sudah dimasukkan.
Ia berharap KPU RI mampu menjaga database agar tidak bis diretas.
"Anggarannya itu sudah disiapkan oleh KPU, " katanya.
Saan meyakini KPU RI mampu menjaga keamanan data pemilih di Indonesia.
"Saya yakin KPU RI mampu menjaga keamanannya, " katanya.
Saan Mustopa melanjutkan, dalam waktu dekat Komisi II akan membahas secara khusus dengan KPU RI, agar semua data KPU dapat dijaga dengan aman.
Diketahui, hacker Bjorka sebelumnya sempat ramai karena menjual data pengguna sampai mengumbar ada kebocoran data registrasi SIM card prabayar yang isinya meliputi NIK, nomor KK, nomor telepon, dan tanggal registrasi.
Ia juga membocorkan sejumlah dokumen badan dan petinggi negara.
Baca juga: 70 Persen Parpol di Pangandaran Lakukan Pencatutan Nama, Komisioner dan Staf KPU juga Dicatut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/saan-mustofa-wakil-ketua-komisi-ii-dpr-ri.jpg)