Edarkan Obat Terlarang di Jatinangor Sumedang, Dua Warga Aceh Diringkus Polisi

Kepolisian Sektor Jatinangor meringkus dua pengedar obat terlarang dan satu pembeli.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Dok. Polsek Jatinangor
Kepolisian Sektor Jatinangor meringkus tiga orang terduga pelaku peredaran obat terlarang dan pembeli. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kepolisian Sektor Jatinangor meringkus dua pengedar obat terlarang.

Keduanya ditangkap pada Selasa (20/9/2022) di warung di sekitar Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, saat sedang bertransaksi dengan seorang warga.

Keduanya adalah TBI (19) dan MBI (21) yang merupakan warga Bireun, Aceh, serta MF (23) warga Cimahi yang merupakan pembeli.

“Ada laporan tentang aktivitas mencurigakan di sebuah warung di wilayah Cibeusi, Jatinangor. Dari sinilah penangkapan bermula,” kata Kapolsek Jatinangor, Kompol Aan Supriatna, kepada TribunJabar.id.

Pihak Polsek Jatinangor kemudian menugaskan bhabinkamtibmas dan aggota yang sedang piket.

Baca juga: Bos Persib Bandung Umuh Muchtar dan Bupati Sumedang Tinjau Pembangunan Masjid di Jatinangor

Ketika dicek ke lokasi yang disebutkan, polisi menemukan aktivitas transaksi obat terlarang tanpa izin edar. 

“Setelah kami periksa obat-obatan tersebut termasuk dalam kategori obat-obatan terlarang dan tidak memiliki izin edar, sehingga ketiga terduga kami amankan di Polsek Jatinangor," kata Aan.

Barang bukti yang diamankan, yaitu 39 butir Trihexyp Hendyl 2mg, 37 butir Tramadol HCI 50mg, 17 paket kecil berisi delapan butir Xcimer dan uang tunai sebesar Rp 484 ribu yang diduga hasil transaksi obat tersebut.

Baca juga: Zebra Cross Akan Dibuat di Jatinangor di Beberapa Titik, di SMA 1 Dipasang Warning Line Dulu

"Kini ketiga terduga diamankan dan perkara ini ditangani Satuan Narkoba Polres Sumedang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Aan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved