Tak Ingin Longsor yang Telan 40 Korban di Cimanggung Terulang, Camat Ingatkan 4 Desa Rawan Bencana

Tingkat kerawanan bencana banjir dan longsor di 4 desa di Cimanggung Sumedang ditelaah dari kondisi geografis tempat-tempat tersebut.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
ISTIMEWA - Kondisi terkini tepat setahun lokasi longsor Bojongkondang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (9/1/2022) sore. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Awal tahun 2021 menjadi waktu yang memilukan bagi warga Dusun Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Sebanyak 40 orang meninggal dunia tertimbun longsor Cimanggung.

Tak ingin kejadian itu terulang, menghadapi musim hujan di pertengahan tahun 2022, Camat Cimanggung mengingatan para Kepala Desa bahwa ada 4 desa yang rawan bencana.

Camat Cimanggung, Dikdik Syeh Rizki mengatakan tingkat kerawanan bencana banjir dan longsor di 4 desa itu ditelaah dari kondisi geografis tempat-tempat tersebut.

Baca juga: Wagub Jabar Tinjau dan Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Bencana Longsor di Ciamis

"Jangan sampai bencana Bojongkondang terulang. Kini ada empat desa rawan, yakni Desa Cihanjuang rawan banjir dan longsor, Desa Tegalmanggung, Desa Sindulang, dan Desa Cimanggung rawan longsor," kata Dikdik Syeh Rizki kepada TribunJabar.id, Kamis (15/9/2022).

Dia mengatakan dengan kewaspadaan, risiko bencana bisa dikurangi. Dan untuk pengurangan risiko it, Kades dan warga harus kompak peduli terhadap lingkungan.

"Misalnya ada gorong-gorong atau selokan tersumbat, segera gotong royong betulkan,"

"Yang sering banjir airnya tumpah ke jalan raya misalnya selokan di depan perumahan SBG di antara Desa Cihanjuang dan Desa Sindanggalih, rawat itu," katanya.

Camat mengatakan bahwa saat ini di Cimanggung telah dibentuk relawan bencana dalam wadah bernama Desa Tangguh Bencana (Destana).

"Tampaknya ketika mereka dikukuhkan oleh Bupati, mereka tampak siap. Sekarang ini ya mereka tinggal amalkan ilmunya," kata dia.

Baca juga: AJAIB, Batu-batu Raksasa yang Menggelinding dari Tebing yang Longsor Berhenti Sebelum Hantam Rumah

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved